Suar Berita
Cari berita
© 2026 Suar Berita
25 artikel ditemukan
Rupiah Digital mengubah secara mendasar cara masyarakat berinteraksi dengan uang.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat di perdagangan.
Nilai tukar rupiah melemah hingga Rp 18.009 per dolar AS menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan setelah mundurnya Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo.
Pasar keuangan Indonesia mengalami kondisi yang berkebalikan dengan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar dan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Rupiah terancam melemah ke level Rp18.100 per dolar AS akibat tekanan sentimen geopolitik global saat ini.
Setelah mengalami penguatan pada beberapa waktu terakhir, nilai tukar rupiah terhadap dolar kembali melemah.
Bank Indonesia (BI) pada tempo hari menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate menjadi 5,75 persen. Namun, kenaikan BI Rate memiliki dampak terhadap dana pembiayaan seperti kredit.
Akibat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar, harga obat di Indonesia mengalami kenaikan.
Harga obat naik usai rupiah melemah.
Rupiah kembali menguat usai gebrakan BI
Nilai tukar dolar AS sempat menembus Rp18.000 pada perdagangan Kamis (4/6/2026), memicu perhatian luas di media sosial. Warganet ramai menyoroti pelemahan rupiah dan meminta pemerintah mengambil langkah menjaga stabilitas ekonomi. Berdasarkan data pasar, dolar AS sempat menyentuh Rp18.015 sebelum kembali bergerak di bawah level tersebut pada perdagangan pagi hari.
Rupiah mencapai Rp17.936 per hari ini
Pengamat mata uang dan komoditas sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, mengatakan penguatan rupiah terjadi di tengah implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2026.
Menkeu Purbaya mengatakan stres kepada awak media buntut persoalan rupiah yang terus melemah.
Purbaya menyampaikan pernyataan tersebut saat menghadiri Jogjakarta Financial Festival di Jogja Expo Centre (JEC). Menurut dia, kebijakan pemerintah terkait Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) akan menjadi salah satu faktor utama yang memperkuat rupiah terhadap dolar AS.
Penguatan dolar AS terhadap rupiah membuat harga kebutuhan naik dan masyarakat mulai mengurangi pengeluaran di pusat perbelanjaan
Nilai tukar rupiah menembus level Rp17.700 per dolar Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia pada perdagangan Selasa (19/5/2026).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar menunjukkan kondisi paling lemah sepanjang sejarah Indonesia sejak era reformasi.
Pergantian kepemimpinan kepada B. J. Habibie kala itu sempat dipandang pesimistis oleh pasar. Habibie dinilai bukan berasal dari kalangan ekonom dan dianggap masih bagian dari rezim Orde Baru. Mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew bahkan pernah menilai kepemimpinan Habibie berpotensi membuat rupiah semakin terpuruk.
Rupiah semakin melemah.
Presiden Prabowo Subianto menanggapi santai pelemahan rupiah dan meminta publik tidak panik berlebihan.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar menunjukkan kondisi paling lemah sepanjang sejarah, Menteri Keuangan Republik Indonesia turun tangan membantu Bank Indonesia.
Di tengah dinamika global dan krisis geopolitik, nilai tukar rupiah terhadap dolar menunjukkan pelemahan.
berdasarkan data terbaru, rupiah naik satu poin atau 0,01% menjadi kisaran 16.818 per dolar AS. Setelah sebelumnya berada dalam tekanan eksternal dan membaiknya sentimen global.