Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Aturan Baru DHE Mulai Berlaku, Rupiah Menguat 76 Poin dan Diproyeksikan Bertambah

Abd Munib2 Juni 202620.00 WIB
Aturan Baru DHE Mulai Berlaku, Rupiah Menguat 76 Poin dan Diproyeksikan Bertambah

SUARBERITA.COM - Mulai berlakunya aturan baru mengenai Devisa Hasil Ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA) memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan domestik. Pada perdagangan Senin (1/6/2026), nilai tukar rupiah menguat 76 poin atau 0,43 persen ke level Rp17.805 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp17.881 per dolar AS.

Pengamat mata uang dan komoditas sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, mengatakan penguatan rupiah terjadi di tengah implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2026.

“Pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup menguat 76 poin, sebelumnya sempat menguat 95 poin di level Rp17.805 dari penutupan sebelumnya di level Rp17.880,” ujar Ibrahim dikutip dari kompas.com, Senin (1/6/2026).

Aturan baru tersebut mewajibkan eksportir nonmigas menempatkan 100 persen DHE SDA pada rekening khusus di dalam negeri selama minimal 12 bulan. Sementara eksportir migas diwajibkan menempatkan sedikitnya 30 persen DHE SDA selama tiga bulan.

Menurut Ibrahim, kebijakan itu jelas meningkatkan pasokan dolar AS di pasar domestik. Sebab, akan lebih banyak devisa hasil ekspor yang masuk dan tersimpan dalam sistem keuangan nasional. Bertambahnya pasokan valuta asing dinilai membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus memperkuat cadangan devisa negara.

Selain kebijakan DHE, pemerintah juga mulai menerapkan sistem ekspor satu pintu secara bertahap mulai 1 Juni 2026. Meski implementasi penuh baru akan dilakukan pada awal 2027, masa transisi disiapkan agar pelaku usaha mampu menyesuaikan dengan mekanisme baru tersebut.

Di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung, kebijakan DHE duharapkan menjadi langkah pemerintah memperkuat ketahanan sekaligus memastikan manfaat devisa ekspor lebih besar di dalam negeri.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!