Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Terlemah Sepanjang Sejarah, Menkeu Bantu BI Atasi Rupiah Anjlok

Muhammad Nadhif Firdausi14 Mei 202621.55 WIB
Terlemah Sepanjang Sejarah, Menkeu Bantu BI Atasi Rupiah Anjlok

SUARBERITA.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar kembali melemah di level Rp17.516 per dolar pada Rabu (13/5). Kondisi tersebut menandai nilai tukar rupiah yang mengalami undervalued atau di bawah nilai sewajarnya alias terlalu lemah. Pelemahan nilai tukar rupiah kali ini juga menjadi yang terlemah sepanjang sejarah Republik Indonesia.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral memiliki tugas untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dolar agar tetap stabil. BI juga telah melaksanakan rapat bersama pemerintah untuk mengambil langkah strategis guna menstabilkan nilai tukar rupiah. Namun, kondisi nilai tukar rupiah yang makin terpuruk membuat Menteri Keuangan Republik Indonesia harus turun tangan membantu BI.

Dilansir dari Kompas, Purbaya Yudhi Sadewa selaku Menteri Keuangan Republik Indonesia mengatakan, “Kita akan coba membantu nilai tukar, kita membantu BI sedikit-sedikit kalau bisa. Kita punya banyak uang nganggur dari Sisa Anggaran Lebih atau SAL. Nanti kita intervensi bond market supaya yield-nya nggak naik terlalu tinggi.”

Lebih lanjut, Purbaya akan membantu stabilisasi pasar Surat Berharga Negara (SBN) untuk menahan nilai tukar rupiah agar tidak makin melemah. Selain itu, BI akan melakukan intervensi pasar untuk mengoptimalkan operasi moneter melalui Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) dan Non-Deliverable Forward (NDF). Langkah ini diharapkan dapat mengurangi tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!