Suar Berita
Cari berita
© 2026 Suar Berita
42 artikel ditemukan
Sekitar 50 ribu buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) menggelar aksi serentak di sedikitnya 30 kota dan kabupaten, Kamis (10/9/2026). Aksi tersebut digelar untuk mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan yang tengah dibahas DPR bersama pemerintah.
Aktivitas warga Jakarta diharapkan kembali berlangsung normal setelah rangkaian aksi demonstrasi yang sempat terjadi di sejumlah kawasan Ibu Kota dalam beberapa hari terakhir. Salah satu kegiatan yang tetap dijadwalkan berlangsung adalah Car Free Day (CFD) pada Minggu (30/8/2026).
Kondisi lalu lintas di sejumlah ruas jalan Jakarta mulai berangsur normal pada Jumat (28/8/2026) pagi setelah aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI yang berlangsung sehari sebelumnya.
Sejumlah mahasiswa Universitas Terbuka (UT) yang hendak mengikuti aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026), dilaporkan tertahan aparat di kawasan Senayan.
Ketua DPR RI Puan Maharani menjelaskan alasan dirinya tidak bertemu langsung dengan massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang menggelar aksi dan mengirimkan perwakilan untuk beraudiensi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Koalisi Ojol Nasional (KON) meminta para pengemudi ojek online (ojol) tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan atau informasi yang belum jelas kebenarannya.
Aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026), mulai memasuki gedung DPR untuk mengikuti sidang paripurna DPR. Sejumlah perwakilan massa, termasuk koordinator aksi Supriyono alias Botok, diperbolehkan masuk ke Kompleks Parlemen untuk menyampaikan aspirasi.
Aksi demonstrasi berlangsung di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Salah satu kelompok yang menggelar aksi, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), membawa tuntutan agar RUU Perampasan Aset segera disahkan serta mendorong penerapan hukuman mati bagi koruptor.
Sebanyak 18.504 personel disiapkan untuk mengamankan aksi penyampaian pendapat yang berlangsung di sejumlah kawasan Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026). Pengamanan difokuskan di sekitar Gedung DPR/MPR RI dan sejumlah titik yang berpotensi menjadi jalur pergerakan massa.
Aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026), yang salah satunya membawa tuntutan percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan. Selain menyuarakan desakan agar DPR segera membahas dan mengesahkan RUU Perampasan Aset, sejumlah kelompok massa juga membawa tuntutan terkait pemberantasan korupsi dan hukuman berat bagi pelaku korupsi.
Aksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026), turut berdampak pada layanan transportasi umum. Penutupan jalan di sekitar kompleks parlemen membuat PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta melakukan penyesuaian terhadap sejumlah rute layanan.
Rencana aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Jakarta pada 27 Agustus 2026 mulai mendapat perhatian aparat. Kelompok tersebut disebut tengah menghimpun massa untuk mengikuti aksi yang salah satunya membawa tuntutan terkait sejumlah persoalan nasional.
Polisi cegat 21 orang bawa flare, petasan, bom molotov.
Sehari setelah perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) turun ke jalan membawa pertanyaan tentang makna kemerdekaan yang dirasakan masyarakat. Aksi bertajuk #MerebutKemerdekaan digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Selasa (18/8/2026).
SUARBERITA.COM - Sehari setelah peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mengumumkan akan menggela
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia mengingatkan media massa dan masyarakat untuk berhati-hati terhadap hoaks tentang demo menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menjelang aksi demonstrasi dari Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Seluruh Indonesia, sejumlah 706 personel gabungan siaga mengamankan situasi.
Ribuan personel keamanan gabungan dikerahkan untuk mengawal demonstrasi mahasiswa di Monas Jakarta Pusat hari ini.
Kepolisian menyiagakan sebanyak 619 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik di wilayah Jakarta Pusat pada Senin (13/7). Personel tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran guna memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman dan tertib.
Aksi demonstrasi bertajuk "Warga Surabaya Turun ke Jalan #IndonesiaSekarat" di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, berubah memanas pada Kamis (26/6/2026) petang. Setelah beberapa jam menyampaikan aspirasi, situasi mulai memanas ketika sebagian massa melempari aparat yang berjaga di dalam area Grahadi.
Bakom RI membantah tudingan pemerintah mengondisikan demonstrasi mendukung program Makan Bergizi Gratis di masyarakat.
Jakarta kembali diramaikan aksi demonstrasi hari ini; masyarakat diimbau waspada serta menghindari beberapa titik lokasi.
Aspirasi yang disampaikan mahasiswa dalam audiensi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, langsung mendapat tindak lanjut dari wakil pimpinan DPR RI. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bahkan menghubungi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryanti Deyang serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk merespons sejumlah tuntutan mahasiswa.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa pimpinan DPR siap menerima perwakilan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI hari ini.
Beberapa waktu terakhir, terjadi demo mahasiswa yang memprotes kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Namun, hal ini bertolak belakang dengan elemen masyarakat dari petani, peternak, pedagang, nelayan, dan buruh yang melakukan aksi damai untuk mendukung kebijakan pemerintah.
Sejumlah ruas di kawasan Jakarta Pusat diperkirakan akan dipadati massa aksi pada Jumat (19/6/2026). Untuk memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman tanpa mengganggu aktivitas masyarakat, sebanyak 4.263 personel gabungan disiagakan mengamankan aksi unjuk rasa di beberapa titik ibu kota.
Mahasiswa berunjuk rasa di Kodim Medan memprotes keterlibatan TNI dalam urusan sipil dan kebijakan pemerintah.
Pemerintah menanggapi aksi protes dengan mengklaim telah menghemat APBN serta berjanji mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis.
Mahasiswa menghimbau warga untuk membunyikan klakson kendaraan sebagai simbol protes terhadap kebijakan pemerintah serta kondisi ekonomi yang dinilai memberatkan masyarakat saat ini.
TNI menyatakan pengerahan prajurit saat demo di Bundaran HI hanya membantu kepolisian, bukan sebagai pihak utama penanganan aksi massa tersebut.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akhirnya buka suara terkait ramainya isu kamera pengawas atau CCTV yang disebut tidak dapat diakses publik saat aksi demonstrasi mahasiswa berlangsung di kawasan Jalan MH Thamrin hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).
Gelombang aksi mahasiswa di Jakarta belum juga surut hingga Jumat (12/6) malam. Sejumlah mahasiswa yang sejak siang melakukan unjuk rasa masih terlihat bertahan di kawasan Sudirman-Thamrin
Dua pria bersenjata bom molotov diringkus polisi saat mencoba menyusup ke tengah aksi demonstrasi.
Polda Metro Jaya membantah adanya jamming saat demo mahasiswa di Bundaran HI. Polisi menyebut gangguan sinyal terjadi akibat kepadatan massa, sementara matinya CCTV masih didalami bersama Diskominfo DKI Jakarta.
Aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026), tidak hanya berdampak pada arus lalu lintas, tetapi juga memengaruhi layanan transportasi publik.
Pemerintah mengimbau ketertiban dan persatuan dalam merespons ancaman aksi mahasiswa terkait melemahnya nilai rupiah.
Ratusan mahasiswa menggelar aksi "Indonesia Bangkrut" di Bundaran HI Jakarta. Massa menolak kenaikan BBM, menyoroti harga kebutuhan pokok, serta mengkritik sejumlah kebijakan pemerintah.
Ratusan mahasiswa UI berdemo di Bundaran HI, menuntut perbaikan ekonomi akibat melambungnya beban hidup rakyat.
Aksi demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mewarnai kawasan sekitar Monas dan Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Kamis (11/6).
Tiga kelompok massa turun ke jalan pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Rabu (20/5/2026). Aksi pertama datang dari Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) dan aliansi guru lainnya yang menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR RI sejak pukul 08.00 WIB
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Erlyn Sumantri, menyebut sebanyak 7.345 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan jalannya demonstrasi yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari. Aksi pertama dimulai pukul 08.00 WIB di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, oleh Pengurus Besar Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional.
Massa berdemo di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur, berikut tuntutan yang dilayangkan.