Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Bakom RI Tegaskan Pemerintah Tidak Terlibat Pengondisian Aksi Demo Makan Bergizi Gratis

Moh Wasil Haqqullah25 Juni 202620.00 WIB
Bakom RI Tegaskan Pemerintah Tidak Terlibat Pengondisian Aksi Demo Makan Bergizi Gratis

SUARBERITA.COM - Isu mengenai keterlibatan pemerintah dalam aksi unjuk rasa pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) merebak. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI akhirnya buka suara untuk meluruskan desas-desus liar tersebut kepada publik.

Plt Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI, Kurnia Ramadhana, secara tegas menepis kabar adanya pengondisian pemerintah dalam aksi demo MBG. Ia menekankan bahwa negara menjamin kebebasan berpendapat bagi setiap warga negara. Saat ditemui di gedung Bakom RI, Jakarta, Rabu (24/6/2026), Kurnia menyatakan, "Di dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia, siapa pun boleh menyatakan pendapat. Baik pendapat yang sepakat dengan kebijakan pemerintah maupun yang mengkritik kebijakan pemerintah. Posisi pemerintah menghormati kedua belah pihak tersebut." Dikutip dari Detik, Kamis (25/6/2026).

Kurnia menambahkan, alih-alih mengatur demonstrasi, pemerintah justru fokus melakukan evaluasi serta perbaikan program MBG yang saat ini dipimpin oleh Badan Gizi Nasional (BGN). "Pada intinya, yang saat ini sedang pemerintah lakukan adalah berusaha berbenah diri dalam hal program Makan Bergizi Gratis. Sembari itu juga perbaikan-perbaikan sembari dilakukan oleh pimpinan BGN yang baru," ujarnya. Dengan pernyataan ini, Bakom RI berharap masyarakat tidak lagi termakan isu miring terkait intervensi pemerintah dalam penyampaian aspirasi publik.

Pernyataan resmi Bakom RI ini menepis dugaan publik soal pemerintah yang mengkondisikan demonstrasi dukungan MBG. Pemerintah saat ini fokus pada perbaikan program Makan Bergizi Gratis, pemerintah berkomitmen menjalankan pemerintahan yang transparan. Bantahan ini diharapkan dapat meredam spekulasi publik terkait tuduhan pengondisian aksi massa yang belakangan santer diperbincangkan di tengah masyarakat.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!