SUARBERITA.COM - Kepolisian menyiagakan sebanyak 619 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik di wilayah Jakarta Pusat pada Senin (13/7). Personel tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran guna memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman dan tertib.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Polres Metro Jakarta Pusat, dikutip dari Antara, terdapat dua agenda aksi unjuk rasa pada hari ini. Aksi pertama digelar oleh Forum Komunikasi Warga Kwini 8 Bersatu di kawasan Kantor Kelurahan Senen dan Kantor Kecamatan Senen mulai pukul 10.00 WIB. Sementara itu, aksi berikutnya dijadwalkan berlangsung di kawasan Gambir pada pukul 13.00 WIB oleh Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) Cabang Jakarta Pusat bersama sejumlah elemen massa.
Selain menempatkan personel di titik-titik pengamanan, kepolisian juga mengimbau masyarakat yang hendak melintasi kawasan Senen maupun Gambir agar menyesuaikan rute perjalanan. Kepadatan lalu lintas berpotensi terjadi ketika massa mulai berdatangan maupun saat aksi berlangsung.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri menjelaskan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional. Pengalihan arus hanya dilakukan apabila jumlah peserta aksi meningkat dan berpotensi mengganggu kelancaran kendaraan di sekitar lokasi unjuk rasa. Masyarakat juga diminta tetap mematuhi arahan petugas di lapangan.
Pengamanan aksi hari ini dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasive agar penyampaian pendapat di muka umum tetap berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku. Aparat berharap seluruh peserta aksi dapat menjaga ketertiban, sementara pengguna jalan diimbau memantau kondisi lalu lintas sebelum beraktivitas agar terhindar dari potensi kemacetan di kawasan Jakarta Pusat.

