Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

DPR Tindak Lanjuti Aspirasi Mahasiswa, Dasco Hubungi Kepala BGN hingga Menteri ESDM

M Rayhan Wildani K20 Juni 202611.30 WIB
DPR Tindak Lanjuti Aspirasi Mahasiswa, Dasco Hubungi Kepala BGN hingga Menteri ESDM

SUARBERITA.COM - Aspirasi yang disampaikan mahasiswa dalam audiensi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, langsung mendapat tindak lanjut dari wakil pimpinan DPR RI. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bahkan menghubungi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryanti Deyang serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk merespons sejumlah tuntutan mahasiswa.

Dilansir dari Kompas, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa mengatakan komunikasi tersebut dilakukan agar berbagai persoalan yang disampaikan mahasiswa dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah.

"Tadi Pak Dasco komunikasi langsung dengan Kepala BGN, Bu Nanik," kata Saan Mustopa usai audiensi, Jumat (19/6/2026).

Menurut Saan, salah satu isu yang dibahas adalah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam pembicaraan tersebut, Kepala BGN menjelaskan bahwa pihaknya berhasil melakukan efisiensi anggaran melalui perbaikan tata kelola program.

"Dalam sisa waktu itu ada penghematan terkait dengan tata kelola MBG ini sekitar Rp70 triliunan dari hasil penyisiran terhadap program-program MBG yang tidak efisien dan lain sebagainya," ujar Saan.

Selain MBG, mahasiswa juga menyampaikan keluhan mengenai kenaikan harga Pertamax dan kelangkaan BBM bersubsidi di sejumlah daerah. Menanggapi hal itu, Dasco langsung menghubungi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang turut memberikan respons di hadapan para mahasiswa.

"Menteri ESDM berjanji akan memenuhi kebutuhan BBM subsidi yang langka hasil temuan dari rekan-rekan mahasiswa itu dalam waktu yang singkat ini," kata Saan.

Tak hanya itu, DPR juga menerima aspirasi terkait penanganan hukum terhadap sejumlah mahasiswa yang masih berstatus tersangka maupun yang sempat diamankan saat hendak mengikuti aksi demonstrasi. Menurut Saan, persoalan tersebut telah dikomunikasikan dengan pihak terkait agar segera mendapat penyelesaian.

Meski menyampaikan berbagai kritik dan tuntutan kepada pemerintah, Saan menegaskan mahasiswa tetap memiliki komitmen untuk menjaga situasi nasional tetap kondusif.

"Tapi semua berkomitmen untuk tetap menjaga stabilitas ekonomi dan politik secara nasional. Karena stabilitas politik dan ekonomi bisa berdampak terhadap banyak faktor, dan ini juga menjadi salah satu tuntutan dari teman-teman mahasiswa," pungkasnya.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!