Suar Berita
Cari berita
© 2026 Suar Berita
7 artikel ditemukan
Kementerian Pertahanan (Kemhan) mulai mengubah pola pelatihan bagi peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Salah satu perubahan yang paling menonjol adalah dihapusnya materi menembak dari rangkaian pelatihan yang sebelumnya dikenal sebagai Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil).
Meninggalnya lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) terus menuai perhatian. Kali ini, Ombudsman RI menegaskan akan mengawasi penyelenggaraan pelatihan tersebut dan membuka peluang melakukan investigasi apabila ditemukan dugaan maladministrasi.
Meninggalnya lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (Latsarmil) terus memunculkan evaluasi dari berbagai pihak. Kali ini, Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menilai desain pelatihan bagi calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih perlu ditinjau ulang karena dinilai lebih banyak berorientasi pada latihan militer dibanding penguatan kemampuan mengelola koperasi.
Kabar duka kembali menyelimuti pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Salah satu calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Nola Dya Sari meninggal dunia saat mengikuti pendidikan dasar Latsarmil di Satuan Pendidikan Dodik Bela Negara Kalimantan, yang mengembuskan napas terakhir pada Jumat (26/6/2026) malam usai mengalami kondisi darurat kesehatan.
Empat peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang dipersiapkan menjadi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih meninggal dunia saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil). Peristiwa ini tak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan, pengawasan, dan aspek keselamatan dalam pelaksanaan program tersebut.
Kabar duka kembali menyelimuti pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Salah satu calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, meninggal dunia saat mengikuti pendidikan di Satuan Pendidikan (Satdik) Yon Parako 465.
Pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi puluhan ribu calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) kembali menuai sorotan. Di tengah program yang diklaim bertujuan membentuk disiplin dan jiwa kepemimpinan, muncul pertanyaan mengenai urgensi pelibatan militer dalam menyiapkan pengelola koperasi yang sejatinya berasal dari kalangan sipil.