Suar Berita
Cari berita
© 2026 Suar Berita
10 artikel ditemukan
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia mulai berdampak hingga ke Filipina. Asap dari kebakaran di wilayah Kalimantan dilaporkan telah mencapai kawasan Metro Manila dan memengaruhi kualitas udara di sejumlah wilayah.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali membawa dampak luas bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kalimantan. Selain mengganggu kualitas udara dan aktivitas warga, kabut asap yang semakin pekat kini mulai berdampak pada sektor transportasi udara.
Kepulan asap yang muncul dari Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8/2026), sempat memicu dugaan kebakaran hingga petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) liar di Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (28/8/2026) malam. Hingga Sabtu (29/8/2026) pagi, api memang tidak lagi terlihat, tetapi kepulan asap masih muncul dari dalam tumpukan sampah.
Gelaran Formula 1 (F1) Grand Prix Singapura tahun ini mulai dibayangi potensi kabut asap lintas batas akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menjadi perhatian. Hingga pertengahan Agustus 2026, luas lahan yang terbakar telah mencapai 148,71 hektare dengan ribuan titik panas tersebar di sejumlah wilayah. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng per Selasa (18/8/2026) pukul 18.00 WIB, terdapat 1.026 titik panas (hotspot) dan 46 kejadian karhutla. Data tersebut disampaikan BPBD Kalteng melalui akun Instagram resminya, @bpbdkalteng, pada Kamis (20/8/2026).
InJourney menyiapkan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan kembali menunjukkan dampak lintas batas. Asap yang terbawa pergerakan angin dari wilayah Indonesia dilaporkan mencapai Sarawak, Malaysia, hingga membuat kualitas udara di kawasan dekat perbatasan memburuk.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Djamari Chaniago mengantisipasi dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak sampai mengganggu negara tetangga yang berbatasan langsung dengan Indonesia.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengimbau agar mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengutamakan penanganan dampak yang ditimbulkan.