SUARBERITA.COM - Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung mengungkap adanya permintaan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikaitkan dengan Nanik Sudaryati Deyang.
Hal itu disampaikan Lodewyk dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (20/8). Ia menyebut Nanik beberapa kali menghubungi sebelum dirinya bergabung dengan BGN dan meminta agar pembangunan SPPG dilakukan.
Menurut Lodewyk, dalam komunikasi tersebut Nanik turut membawa nama Presiden Prabowo Subianto. Ia mengaku menyampaikan keterangan itu agar persoalan terkait pembangunan SPPG dapat diketahui secara terbuka.
“Bu Nanik setiap hari Sabtu telepon saya dan menggunakan namanya Presiden untuk bangun SPPG,” ujar Lodewyk, dikutip dari Katadata.
Nanik sendiri mulai bergabung dengan BGN pada September 2025 sebagai Wakil Kepala Bidang Investasi. Sebelum masuk pemerintahan, Nanik diketahui pernah menjadi Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), yayasan yang didirikan oleh Prabowo.
Keterangan Lodewyk tersebut menjadi bagian dari persidangan terkait dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di BGN. Pernyataan mengenai keterlibatan Nanik dalam pembangunan SPPB sebelumnya juga pernah muncul dari pihak mantan Waka BGN lainnya. Seluruh keterangan tersebut masih menjadi bagian dari proses hukum yang berjalan.

