Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

BGN Respon Desakan Sanksi Hukum Kasus Keracunan MBG di Karo Sumatra Utara

Abd Munib19 Agustus 202614.00 WIB
BGN Respon Desakan Sanksi Hukum Kasus Keracunan MBG di Karo Sumatra Utara

SUARBERITA.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) merespons desakan pemberian sanksi hukum terkait insiden keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatra Utara. BGN memastikan proses penyelidikan yang dilakukan aparat berwenang terus dipantau.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. BGN juga memastikan penanganan perkara dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Proses penyelidikan oleh pihak berwajib masih berlangsung dan BGN mengikuti proses sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Arum dikutip dari Metrotvnews, Rabu (19/8/2026).

Selain mengikuti proses penyelidikan, BGN mengambil langkah administratif terhadap Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karo yang berstatus aparatur sipil negara (ASN).

Arum mengatakan Kepala SPPG tersebut sedang diproses untuk diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala SPPG sekaligus sebagai ASN berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). “Kepala SPPG Karo dalam proses pemberhentian sebagai Kepala SPPG dan sebagai ASN PPPK,” ujar Arum.

Sebelumnya, BGN mengungkap sejumlah temuan awal dalam investigasi kasus keracunan yang terjadi setelah pelaksanaan program MBG di Kabupaten Karo. Insiden tersebut menyebabkan ratusan anak mengalami keracunan.

Salah satu temuan berkaitan dengan penanganan bahan baku ikan yang digunakan untuk makanan dalam program MBG. Berdasarkan investigasi sementara, sebagian ikan memang telah disimpan di dalam freezer. Namun, terdapat sekitar 200 hingga 300 ekor ikan yang tidak dimasukkan ke dalam freezer. Bahan baku tersebut justru dibiarkan pada suhu ruang selama lebih dari 12 jam.

Kondisi tersebut menjadi salah satu temuan penting dalam investigasi internal BGN terkait insiden keracunan. Penanganan bahan pangan, terutama penyimpanan bahan baku pada suhu yang sesuai, menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat program MBG.

BGN kini menunggu hasil penyelidikan pihak berwajib untuk memastikan penyebab dan pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut. Di sisi lain, langkah administratif terhadap Kepala SPPG Karo telah diproses sebagai bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!