Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Anak Krakatau Erupsi 3 Kali Pagi Ini, Status Masih Siaga

M Rayhan Wildani K20 Oktober 202610.20 WIB
PETA ANAK KRAKATAU
Intagram resmi bpbd lampung

SUARBERITA.COM - Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, mengalami tiga kali erupsi pada Selasa (20/10/2026) pagi. Letusan tercatat terjadi dalam rentang waktu sekitar 30 menit, sementara status aktivitas gunung api tersebut masih berada pada Level III atau Siaga.

Berdasarkan laporan aktivitas gunung api yang disampaikan melalui kanal resmi Instagram BPBD Lampung dan mengacu pada pemantauan PVMBG, erupsi pertama terjadi pukul 06.27 WIB, disusul letusan kedua pukul 06.40 WIB, dan letusan ketiga pukul 06.57 WIB.

Pada erupsi pertama, aktivitas vulkanik terekam dengan amplitudo maksimum 67 milimeter dan durasi sementara 3 menit 53 detik. Erupsi kedua memiliki amplitudo maksimum 49 milimeter dengan durasi sekitar 45 detik.

Sementara itu, erupsi ketiga tercatat memiliki amplitudo maksimum 52 milimeter dengan durasi 32 detik.

Tinggi kolom abu dari ketiga letusan tersebut tidak teramati. Laporan pemantauan juga menyebut kamera pengawas di lapangan belum dapat memberikan pengamatan visual karena tertutup abu vulkanik.

Masyarakat Diminta Menjauhi Kawasan Gunung

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mempertahankan status aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Level III atau Siaga.

Masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki diminta tidak memasuki atau melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.

Selain itu, masyarakat dilarang mendekati pulau baru di sektor barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau dalam radius 1 kilometer.

Potensi bahaya yang perlu diwaspadai meliputi lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, serta erupsi sekunder yang dapat terjadi akibat kontak material vulkanik panas dengan air laut maupun air hujan.

Masyarakat di wilayah pesisir Banten dan Lampung diminta tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti perkembangan dan arahan dari otoritas kebencanaan.

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih dipantau oleh petugas. Masyarakat diimbau mematuhi rekomendasi keselamatan yang berlaku selama status gunung api tersebut berada pada Level III atau Siaga.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!