Suar Berita
Cari berita
© 2026 Suar Berita
3 artikel ditemukan
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) semakin mengkhawatirkan. Kebakaran tidak hanya meluas di sejumlah wilayah, tetapi juga mulai mendekati permukiman warga. Di saat bersamaan, kabut asap tebal mulai mengganggu aktivitas masyarakat hingga berdampak pada lalu lintas.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menjadi perhatian. Hingga pertengahan Agustus 2026, luas lahan yang terbakar telah mencapai 148,71 hektare dengan ribuan titik panas tersebar di sejumlah wilayah. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng per Selasa (18/8/2026) pukul 18.00 WIB, terdapat 1.026 titik panas (hotspot) dan 46 kejadian karhutla. Data tersebut disampaikan BPBD Kalteng melalui akun Instagram resminya, @bpbdkalteng, pada Kamis (20/8/2026).
Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah daerah tidak hanya menganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga mulai berdampak pada keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ketergantungan pelaku usaha terhadap pasokan listrik membuat aktivitas produksi hingga transaksi digital ikut terhambat.