Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Usai Pelantikan Jadi Kepala BGN, Sudaryono Tegaskan Tidak Memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi

Moh Wasil Haqqullah23 Juli 202608.34 WIB
Usai Pelantikan Jadi Kepala BGN, Sudaryono Tegaskan Tidak Memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi

SUARBERITA.COM - Usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menegaskan komitmen netralitasnya dengan memastikan tidak ada keterlibatan pribadi maupun keluarga dalam pengoperasian fasilitas penyedia makanan program tersebut.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Sudaryono, menegaskan keterbebasan dirinya dan pihak keluarga dari kepemilikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pernyataan ini disampaikan langsung di Istana Negara, Jakarta, usai dirinya dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Rabu (22/7/2026).

"Enggak ada. Enggak ada (keterlibatan ke SPPG) dan saya tidak punya SPPG, saya tidak punya dapur. Tidak ada keluarga saya yang punya dapur (MBG)," kata Sudaryono. Dikutip dari Kompas, Rabu (22/7).

Sudaryono menggarisbawahi bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang untuk pemenuhan gizi yang sesuai, bukan sekadar memberikan porsi besar atau makanan lezat semata. Menurut mantan Wakil Menteri Pertanian tersebut, program MBG memiliki dampak ganda karena alokasi dana APBN berputar langsung di kawasan pedesaan sehingga menstimulasi pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal, khususnya petani dan peternak.

Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa penunjukan Sudaryono didasari oleh rekam jejaknya yang terlibat sejak awal perancangan konsep teknis MBG. Pengalaman Sudaryono di Kementerian Pertanian dinilai sangat krusial karena penyediaan bahan baku dan rantai pasok program MBG berakar kuat pada ekosistem pangan nasional. Kehadiran pimpinan baru ini diharapkan mampu memastikan efisiensi serta transparansi pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional di seluruh wilayah Indonesia.

Klarifikasi Kepala BGN Sudaryono mengenai ketiadaan kepemilikan unit SPPG menegaskan komitmen transparansi dalam pengelolaan program Makan Bergizi Gratis. Dengan pengalamannya di sektor pertanian, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu mengoptimalkan penyaluran gizi nasional sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat pedesaan melalui pemberdayaan petani serta peternak lokal secara berkelanjutan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!