SUARBERITA.COM - Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta pelayanan publik di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, tetap berjalan setelah sejumlah fasilitas pemerintahan rusak akibat banjir bandang.
Hal tersebut disampaikan Gibran saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi Banjir Bandang di Posko Utama Bencana Kabupaten Solok, Jumat (29/5)
Gibran menekankan layanan administrasi kependudukan menjadi salah satu pelayanan yang harus dipastikan tetap tersedia bagi masyarakat terdampak. "Pelayanan publik harus tetap jalan, terutama Dukcapil," ujarnya, dikutip dari ANTARA
Ia juga meminta pemerintah daerah segera mendata fasilitas pemerintahan yang mengalami kerusakan. Pendataan tersebut diperlukan untuk menentukan langkah penanganan, baik perbaikan sementara maupun pemulihan secara permanen.
Selain memastikan layanan tetap tersedia, pemerintah diminta mendata dokumen kependudukan warga yang hilang atau rusak akibat banjir agar dapat segera diterbitkan kembali.
Dalam rapat tersebut, Gibran turut meminta percepatan pemulihan akses utama yang terdampak bencana. Perbaikan diperlukan untuk mendukung mobilitas warga, distribusi bantuan, serta kelancaran aktivitas pemerintahan.
Saat meninjau Jembatan Arosuka, ia meminta perbaikan jembatan dan jalan di sekitarnya dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat. Ketersediaan kebutuhan dasar, termasuk air bersih, juga diminta tetap dijaga selama penanganan bencana.
Bupati Solok Jon Firman Pandu sebelumnya melaporkan sejumlah fasilitas pemerintahan rusak akibat banjir bandang yang terjadi pada Senin (21/9) malam. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas pemerintahan sehingga diperlukan langkah agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti.

