Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

KPK OTT Bupati Langkat Syah Afandin, Kasusnya Masih Dirahasiakan

M Rayhan Wildani K3 Juli 202610.43 WIB
KPK OTT Bupati Langkat Syah Afandin, Kasusnya Masih Dirahasiakan

SUARBERITA.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, giliran Bupati Langkat Syah Afandin yang diamankan dalam operasi senyap yang dilakukan sejak Kamis (2/7/2026) malam.

Kabar penangkapan itu dibenarkan langsung oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. Namun hingga Jumat (3/7/2026) pagi, lembaga antirasuah belum membuka lebih jauh perkara yang menjerat kepala daerah tersebut.

“Benar,” kata Fitroh saat dikonfirmasi terkait OTT terhadap Syah Afandin dilansir dari kompas.

Meski telah mengonfirmasi adanya penangkapan, KPK masih menutup rapat detail kasus yang sedang ditangani. Belum ada penjelasan resmi mengenai dugaan korupsi yang menjadi dasar operasi tersebut, termasuk berapa orang yang ikut diamankan bersama Syah Afandin.

Situasi ini membuat publik masih menunggu penjelasan lanjutan dari KPK, terutama soal konstruksi perkara dan posisi Syah Afandin dalam kasus tersebut. Seperti pola OTT pada umumnya, KPK memiliki waktu awal untuk melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang ditangkap sebelum menentukan status hukum mereka.

Penangkapan terhadap Bupati Langkat ini menambah daftar kepala daerah yang kembali terseret operasi tangkap tangan KPK. Di tengah sorotan publik terhadap upaya pemberantasan korupsi di daerah, perkembangan kasus ini diperkirakan akan menjadi perhatian dalam beberapa hari ke depan.

Untuk sementara, belum ada keterangan resmi dari pihak Syah Afandin terkait OTT tersebut. KPK juga belum memerinci lokasi penangkapan maupun barang bukti yang diamankan dalam operasi itu.

Dengan informasi yang masih terbatas, publik kini menanti langkah berikutnya dari KPK, termasuk apakah Syah Afandin akan ditetapkan sebagai tersangka setelah proses pemeriksaan awal rampung. Hingga kini, satu-satunya kepastian yang disampaikan lembaga antirasuah adalah bahwa operasi tangkap tangan terhadap Bupati Langkat memang benar dilakukan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!