Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Badan Gizi Nasional Siapkan Sistem Digital Bisa Pantau Distribusi Menu MBG

Moh Wasil Haqqullah28 Juli 202616.00 WIB
Badan Gizi Nasional Siapkan Sistem Digital Bisa Pantau Distribusi Menu MBG

SUARBERITA.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah merancang platform digital untuk meningkatkan transparansi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui fasilitas ini, masyarakat dan orang tua murid dapat mengakses informasi terkait makanan sekolah.

Kepala BGN, Sudaryono, mengumumkan rencana peluncuran sistem pengawasan berbasis digital tersebut di kantor BGN, Jakarta Pusat, pada Senin, 27 Juli 2026. Penyelenggara menargetkan sistem ini sudah dapat dimanfaatkan oleh publik secara meluas pada pekan mendatang.

“Kami harapkan minggu depan, per minggu depan kami harapkan akan bisa diakses oleh seluruh orang tua siswa,” ujar Sudaryono dalam keterangannya. Dikutip dari Inews, Senin (27/7/2026).

Sistem digital tersebut dirancang untuk mempermudah pemangku kepentingan dalam memeriksa daftar menu serta nilai gizi dari makanan yang disajikan kepada siswa. Selain itu, platform ini menyediakan informasi lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyalurkan MBG.

“Jadi pihak terkait atau stakeholder bisa mendapatkan informasi gitu, termasuk kandungan gizi di menu itu ya. Orang tua siswa, kemudian ada guru, kepala sekolah, dan juga kepala daerah, dinas-dinas bisa kemudian mengakses informasi ini,” lanjutnya.

Untuk menjamin kemudahan aksesibilitas bagi para wali murid, BGN menerapkan skema verifikasi yang terintegrasi. Orang tua murid cukup menginput Nomor Induk Kependudukan (NIK) anak untuk dapat masuk dan memantau rincian sajian dalam sistem digital tersebut.

Pengembangan sistem digital oleh BGN menjadi langkah konkret untuk mendorong keterbukaan publik dalam penyaluran Makan Bergizi Gratis. Dengan kemudahan akses melalui NIK anak, para orang tua, tenaga pendidik, dan pemerintah daerah dapat mengawasi secara langsung kualitas gizi makanan demi memastikan kesehatan dan kecukupan nutrisi siswa di sekolah.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!