SUARBERITA.COM - Sebanyak 276 orang di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, diduga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kasus tersebut mencuat setelah sejumlah penerima manfaat mengalami keluhan kesehatan usai menyantap menu MBG yang dibagikan pada Selasa (22/9/2026). Korban tidak hanya berasal dari kalangan siswa, tetapi juga orang tua yang mengonsumsi makanan yang dibawa pulang oleh anak mereka.
Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan jumlah korban masih dalam pendataan dan berpotensi bertambah. Pemerintah daerah juga memastikan para korban mendapat penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.
“Pukul 20.38 total 275 yang terdaftar di Bawang. Jadi perkembangan tetap kita tunggu, yang penting kita prihatin bersama. Semoga kejadian ini kejadian yang terakhir,” ujar Suyono, Rabu (23/9/2026), dikutip dari laman resmi Pemkab Batang.
Dari data Pemkab Batang, korban berasal dari penerima manfaat MBG pada 11 lembaga pendidikan di Kecamatan Bawang. Dapur SPPG yang melayani lembaga tersebut diketahui memiliki sekitar 2.700 penerima manfaat.
Untuk memastikan penyebab kejadian, Dinas Kesehatan Batang telah mengambil sampel makanan untuk pemeriksaan laboratorium. Salah satu menu yang dicurigai adalah olahan telur, namun pemerintah belum menetapkan penyebab pasti sebelum hasil pemeriksaan keluar.
Sebagai langkah pencegahan, operasional SPPG terkait dihentikan sementara. Pemkab Batang juga akan mengevaluasi pengelolaan dapur serta penerapan standar operasional prosedur dalam pengolahan dan distribusi makanan.

