SUARBERITA.COM - Ribuan umat Islam berkumpul di halaman Masjid Raya Mujahidin, Pontianak, Kalimantan Barat, untuk melaksanakan salat istisqa pada Sabtu (29/8).
Salat tersebut digelar sebagai bentuk ikhtiar masyarakat di tengah kemarau panjang yang melanda wilayah Pontianak. Kondisi kering dalam beberapa waktu terakhir juga turun memicu kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Wali kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono turut mengikuti pelaksanaan salat istisqa bersama masyarakat. Ia menyampaikan harapan agar doa yang dipanjatkan bersama dapat segera diijabah dan hujan turun di wilayah Kalimantan Barat.
“Hari ini kita melaksakan salat istisqa di halaman Masjid Raya Mujahidin, diikuti ribuan masyarakat Kota Pontianak. Kita meminta hujan yang berkah karena sudah dua bulan lebih tidak hujan,” ujar Edi, dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Pontianak.
Pelaksanaan salat istisqa melibatkan sejumlah unsur, termasuk Dewan Masjid Indonesia (DMI), Masjid Raya Mujahidin, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta masyarakat Kota Pontianak.
Selain menjadi ikhtiar untuk meminta hujan, kegiatan tersebut berlangsung ketika kualitas udara di Pontianak tengah terdampak kabut asap. Hujan diharapkan dapat membantu mengurangi dampak karhutla sekaligus memperbaiki kondisi udara.
Edi juga berharap doa masyarakat tidak hanya membawa hujan, tetapi memberikan kebaikan bagi Kota Pontianak dan wilayah Kalimantan Barat secara luas.

