SUARBERITA.COM - Tim nasional surfing Indonesia mulai menyiapkan sejumlah agenda internasional setelah menyelesaikan penampilan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Pelatih kepala timnas surfing Indonesia Arya Subyakto mengatakan timnya membidik Asian Beach Games 2027 di Filipina serta kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028 yang digelar International Surfing Association (ISA).
"Multievent mungkin tahun depan ada Asian Beach Games yang diadakan di Filipina, dan semoga surfing adalah menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan," ujar Arya di Tahara, Aichi, Jepang, Selasa (29/9/2026), dilansir dari ANTARA
Selain Asian Beach Games, Arya berharap Indonesia dapat mengirimkan wakilnya pada ajang kualifikasi Olimpiade yang dijadwalkan berlangsung di Peru pada November mendatang.
"Kalau untuk jalur kualifikasi Olimpiade mudah-mudahan kita bisa mengirimkan tim kita untuk kualifikasi Olimpiade yang diadakan oleh federasi internasional surfing ISA di bulan November di Peru," ujarnya.
Untuk kompetisi profesional, Arya juga menyoroti peluang Bronson Meydi melanjutkan kiprahnya di World Surf League (WSL). Bronson saat ini sudah berstatus surfer Challenger Series.
Arya berharap Bronson mampu menembus posisi 10 besar Challenger Series sehingga memiliki peluang tampil di seri World Championship.
"Bronson mungkin dia akan melanjutkan ke Liga Surfing Dunia (WSL), dia sudah menjadi surfer Challenger Series. Semoga Bronson bisa mencapai ke top 10 Challenger Series yang akhirnya nantinya dia bisa masuk ke seri World Championship," ujar Arya.
Pada Asian Games 2026, Indonesia menurunkan empat peselancar, terdiri atas dua putra dan dua putri.
I Made Pajar Ariyana menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang meraih medali setelah membawa pulang perak. Sementara Bronson Meydi terhenti di perempat final.
Dari sektor putri, Jasmine Studer menempati posisi keempat setelah kalah dalam perebutan medali perunggu. Adapun Kya Jo Huer juga terhenti di babak perempat final.

