SUARBERITA.COM - Tim SAR gabungan menemukan 10 korban KM Virgo Transport 8 dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (25/9). Kapal tersebut tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa, dalam pelayaran menuju Banjarmasin.
Dengan penemuan tersebut, total korban yang berhasil ditemukan mencapai 160 orang. Rinciannya, 108 orang selamat dan 52 orang meninggal dunia. Sementara itu, 83 korban lainnya masih dalam pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes kapal.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan operasi pencarian akan terus dilakukan dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia.
"Kami terus mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia. Setiap informasi dan temuan di lapangan akan segera ditindaklanjuti. Fokus utama kami adalah menemukan korban yang masih dalam pencarian serta memberikan kepastian kepada keluarga," ujar Syafii dalam keterangannya, dilansir dari CNN Indonesia
Pada operasi hari ke-13, lima korban ditemukan oleh penyelam gabungan di dalam badan kapal. Kelima korban kemudian dievakuasi ke KN SAR Kamajaya dan KRI Gusti Ngurah Rai sebelum dibawa menggunakan Helly HR-3601 menuju Lanud Syamsudin Noor.
Lima korban lainnya ditemukan di wilayah Kalimantan Tengah. Tiga korban ditemukan di sekitar Sungai Cabang PT Kumai Sentosa, Kabupaten Sukamara, sedangkan dua lainnya ditemukan di Sandurian, Kabupaten Seruyan. Seluruh korban kemudian dibawa ke RSUD Sukamara sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk penanganan lebih lanjut.
Pencarian masih dilakukan melalui penyelaman, penyisiran permukaan, dan pemantauan dari udara.
KM Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9) pukul 02.00 WITA saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal yang membawa 243 orang itu kemudian ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Laut Jawa.

