SUARBERITA.COM - Persaingan perebutan medali Asian Games 2026 Aichi-Nagoya masih berlangsung. Hingga Minggu (27/9/2026) malam, China masih memimpin klasemen, sementara Indonesia berada di peringkat ke-14.
China mengoleksi 119 medali emas, 48 perak, dan 38 perunggu dengan total 205 medali. Jepang sebagai tuan rumah menempati posisi kedua dengan 37 emas, 62 perak, dan 58 perunggu atau 157 medali.
Korea Selatan berada di posisi ketiga dengan 21 emas, 23 perak, dan 39 perunggu. Di bawahnya ada Uzbekistan dengan 10 emas, 17 perak, dan 11 perunggu serta Kazakhstan dengan sembilan emas, 10 perak, dan 21 perunggu.
Thailand menjadi negara Asia Tenggara dengan posisi tertinggi. Thailand berada di urutan keenam dengan sembilan emas, tujuh perak, dan 10 perunggu.
Indonesia sejauh ini mengumpulkan 24 medali, terdiri atas dua emas, lima perak, dan 17 perunggu. Tambahan medali terakhir datang dari esports nomor Pokemon Unite setelah Indonesia kalah dari Jepang pada final dan meraih perak.
Dua emas Indonesia berasal dari bulu tangkis beregu putra dan angkat besi putra kelas 75 kilogram. Sementara itu, lima perak diperoleh dari cabang dayung, teqball, dan esports.
Untuk medali perunggu, Indonesia mengoleksi 17 medali. Wushu menjadi penyumbang terbanyak dengan lima perunggu, sedangkan sepak takraw, karate, dan sepeda gunung masing-masing menyumbang dua.
Asian Games 2026 berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober. Sebanyak 43 cabang olahraga dipertandingkan dengan 469 nomor perebutan medali.
Berikut 20 besar klasemen medali Asian Games 2026 hingga Minggu (27/9/2026) malam:
China :119 emas, 48 perak, 38 perunggu (205 medali)
Jepang : 37 emas, 62 perak, 58 perunggu (157 medali)
Korea Selatan: 21 emas, 23 perak, 39 perunggu (83 medali)
Uzbekistan: 10 emas, 17 perak, 11 perunggu (38 medali)
Kazakhstan: 9 emas, 10 perak, 21 perunggu (40 medali)
Thailand: 9 emas, 7 perak, 10 perunggu (26 medali)
Bahrain: 8 emas, 2 perak, 3 perunggu (13 medali)
Iran: 7 emas, 14 perak, 8 perunggu (29 medali)
Korea Utara: 6 emas, 5 perak, 4 perunggu (15 medali)
Malaysia: 6 emas, 2 perak, 8 perunggu (16 medali)
Hong Kong: 5 emas, 12 perak, 15 perunggu (32 medali)
India: 4 emas, 16 perak, 17 perunggu (37 medali)
Chinese Taipei: 3 emas, 7 perak, 19 perunggu (29 medali)
Indonesia: 2 emas, 5 perak, 17 perunggu (24 medali)
Singapura: 2 emas, 5 perak, 3 perunggu (10 medali)
Filipina: 2 emas, 2 perak, 8 perunggu (12 medali)
Qatar: 2 emas, 2 perak, 1 perunggu (5 medali)
Tajikistan: 2 emas, 2 perak, 1 perunggu (5 medali)
Kuwait: 2 emas, 1 perak, 2 perunggu (5 medali)
Makau: 1 emas, 4 perak, 1 perunggu (6 medali)

