Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
Sosial

Tumbuhkan Pusat Ekonomi Baru, Tim Ekspedisi Patriot Mengajak Warga KPB Posa di Kawasan Transmigrasi Klamono-Segun Memahami Peran Koperasi

Admin Suar24 Agustus 202618.10 WIB
Tumbuhkan Pusat Ekonomi Baru, Tim Ekspedisi Patriot  Mengajak Warga KPB Posa di Kawasan Transmigrasi Klamono-Segun Memahami Peran Koperasi
1/2

SUARBERITA.COM - Tim Ekspedisi Patriot yang bertugas di Kawasan Transmigrasi Klamono-Segun, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, mengajak warga di Kawasan Perkotaan Baru (KPB) Posa memahami peran koperasi dalam upaya menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat ekonomi baru pada hari Sabtu (15/8). Kegiatan yang berlangsung di Balai Kampung KPB Posa tersebut merupakan langkah pertama dari program-program yang akan dilakukan oleh Tim Ekspedisi Patriot selama empat bulan ke depan.

Dalam pertemuan pertama tersebut dihadiri oleh 35 orang terdiri dari pengurus koperasi, anggota koperasi, dan juga para pimpinan di kampung setempat termasuk Kepala Distrik Klamono, Oktovianus Polin.

“Di Klamono ini, pada setiap kampung sudah terbentuk pengurus-pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Namun, dari 10 kampung yang ada di Klamono, baru satu bangunan KDMP yang sudah dibangun, yaitu di Kampung Klawana,” jelas Kepala Distrik Klamono dalam sambutannya.

Selanjutnya, ia juga berpesan untuk warga agar selalu semangat mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Tim Ekspedisi Patriot di Kawasan Transmigrasi Klamono-Segun.

Juga hadir dalam acara ini Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Papua Barat Daya.

Sementara itu, Moh Hari Suhud yang merupakan salah satu anggota dari Tim Ekspedisi Patriot yang menjadi pemateri dalam kegiatan sosialisasi ini menyatakan bahwa pemahaman masyarakat terhadap peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan warga sangat penting. Menurutnya, koperasi adalah lembaga yang dapat menjembatani masalah yang sering dihadapi oleh para kelompok produktif di KPB Posa, yaitu sulitnya menjual hasil panen mereka. Dengan hadirnya koperasi ini, diharapkan hasil panen atau produk UMKM bisa mendapatkan kepastian dalam menyalurkan hasil panen.

“Koperasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita. Berkoperasi adalah cara yang sangat cocok untuk diterapkan untuk mencapai kesejahteraan bersama karena dalam koperasi ada prinsip gotong royong, saling membantu, musyawarah mufakat, Cara yang demikian sesuai dengan tradisi kita sebagai warga nusantara,” jelasnya.

“Dengan koperasi, hasil pertanian, budidaya, dan produk-produk UMKM, yang ada di kampung ini akan lebih mudah menemukan pasar yang lebih luas. Sehingga pendapatan yang dihasilkan oleh para petani pasti meningkat, jika dikelola dengan baik dan profesional,” lanjutnya.

Sebagai tindak lanjut, Tim Ekspedisi Patriot akan kembali mengadakan pertemuan-pertemuan lanjutan dengan pengurus dan anggota koperasi di KPB Posa dan sejumlah kampung di Distrik Klamono. Target akhirnya adalah melakukan revitalisasi koperasi agar memiliki aktivitas nyata dan dikelola dengan profesional.

Tim Ekpedisi Patriot yang bertugas di Kawasan Transmigrasi Klamono-Segun ini seluruhnya berasal dari Kampus Mitra Universitas Brawijaya (UB). Bekerja sama dengan Kementerian Transmigrasi, UB menugaskan sebanyak 20 kelompok di Kawasan Transmigrasi Klamono-Segun. Dari masing-masing kelompok memiliki tema yang berbeda yang disesuaikan dengan latar belakang keilmuan dosen dan anggota.

Tim Ekspedisi Patriot (TEP) sendiri adalah salah satu program unggulan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia yang kemudian bekerja sama dengan 10 mitra kampus di Indonesia dan melibatkan 1.476 sumber daya manusia (SDM) unggul untuk terjun ke 53 kawasan transmigrasi guna melakukan riset, pemberdayaan, dan pengembangan potensi lokal untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Note: Tim 16 Ekspedisi Patriot Universitas Brawijaya

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!