Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Tanggapan Keras Hasan Nasbi Terhadap Stigma Negatif Program SPPG

Moh Wasil Haqqullah2 Juni 202615.08 WIB
Tanggapan Keras Hasan Nasbi Terhadap Stigma Negatif Program SPPG

SUARBERITA.COM - Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, memberikan teguran keras kepada pihak-pihak yang memplesetkan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) menjadi "Satuan Penjilat Prabowo-Gibran". Menurutnya, pelabelan sinis yang marak di ruang digital tersebut sangat keliru karena sama sekali tidak didasarkan pada fakta objektif di lapangan.

Hasan Nasbi menyatakan bahwa narasi negatif ini telah mengorbankan nalar publik. Beliau menegaskan bahwa SPPG merupakan ekosistem krusial yang dibentuk demi memenuhi kebutuhan nutrisi bagi sekitar 62 juta penerima manfaat, mulai dari anak sekolah, balita, hingga ibu hamil dan menyusui. Selain itu, program ini berdampak besar pada sektor ekonomi karena mampu menyerap sekitar 1,5 juta tenaga kerja di dapur pelayanan gizi.

Terkait tuduhan politis tersebut, Hasan mengingatkan dampak buruk dari pernyataan asal bunyi tersebut.

"Kalau dia bilang SPPG itu satuan penjilat Prabowo-Gibran, berarti dia sedang mengata-ngatai 1,5 juta warga Indonesia yang bekerja di dapur SPPG sebagai penjilat Prabowo-Gibran. Dia juga sama sedang mengata-ngatai 62 juta penerima manfaat anak sekolah, ibu hamil, dan menyusui anak-anak balita," ujar Hasan melalui Instagramnya, Senin (1/6). Dikutip sari cnnindonesia.com Selasa (02/06/2026).

Ia pun meminta masyarakat lebih kritis dan menyaring informasi terlebih dahulu.

"Jangan sampai fakta di diskon, kebenaran di diskon, dan nalar di diskon," tambahnya.

Tudingan tanpa data dinilai telah merendahkan martabat jutaan pekerja serta hak masyarakat penerima manfaat. Hasan Nasbi menekankan bahwa kemajuan bangsa hanya bisa diwujudkan melalui persatuan dan kesatuan, bukan lewat sentimen negatif maupun kebencian yang dipelihara di media sosial.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!