SUARBERITA.COM - Guna menjaga layanan telekomunikasi dan internet di wilayah perbatasan Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia menambah kapasitas bandwidth mencapai 50-150 Mbps pada 154 titik akses menggunakan jaringan Satelit Republik Indonesia (Satria) di Kepulauan Sangihe dan Siau Tagulanda Biaro.
Dilansir dari laman resmi Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Indra Maulana selaku Direktur Pengendalian Infrastruktur Digital mengatakan, “Seluruh manuver operasional dan penggunaan peralatan harus dilakukan secara sangat terukur. Kami berhati-hati untuk menjaga keamanan dan keandalan infrastruktur telekomunikasi.”
Lebih lanjut, Indra menjelaskan bahwa koordinasi dengan operator seluler tetap dilakukan untuk memastikan konektivitas dan objek vital agar tetap terjaga. Indra juga menegaskan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi bekerja maksimal untuk penguatan konektivitas.
Melalui penambahan kapasitas satelit, pemerintah berkomitmen memastikan layanan telekomunikasi dan internet di wilayah perbatasan Indonesia tetap terhubung untuk mengakses pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan layanan publik. Pemerintah turut memastikan pengerjaan layanan tersebut dapat dilakukan secara cepat dan maksimal.

