Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Setelah Tangani Ratusan Korban Seorang Diri, Dokter Melinda Kini Dibantu Tim Medis Muhammadiyah

Chaterina R19 Agustus 202614.25 WIB
Setelah Tangani Ratusan Korban Seorang Diri, Dokter Melinda Kini Dibantu Tim Medis Muhammadiyah

SUARBERITA.COM - Upaya penanganan korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat tambahan dukungan tenaga medis. Dokter Melinda Bella, yang sebelumnya harus menangani banyak pasien seorang diri di Puskesmas Dampek, Kabupaten Manggarai Timur, kini mendapat bantuan dari Tim Kesehatan Muhammadiyah.

Muhammmadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menerjunkan satu dokter dan dua perawat ke Puskesmas Dampek. Tim tersebut datang setelah mendapat informasi mengenai kondisi pelayanan kesehatan di lokasi yang mengalami keterbatasan tenaga medis pascagempa.

Bantuan ini menjadi respons atas kondisi dr. Melinda yang sebelumnya harus menghadapi lonjakan pasien dengan jumlah tenaga kesehatan yang terbatas. Tim Kesehatan Muhammadiyah kemudian bergerak menuju Dampek untuk memperkuat pelayanan di fasilitas kesehatan tersebut.

“Setelah ada berita di grup IDI bahwa dr. Melinda menangani sendiri dengan begitu banyak pasien, keesokan paginya kami bergeser ke Dampek untuk membantu dr Melinda dengan satu dokter dan dua perawat,” ujar dr. Baim, dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, (19/9).

Tim medis Muhammadiyah tidak hanya memberikan pelayanan kepada pasien di Puskesmas Dampek, tetapi juga membawa logistik dan obat-obatan untuk mendukung kebutuhan medis masyarakat terdampak gempa. Pendampingan tersebut masih berlangsung hingga Rabu, 19 Agustus 2026. Dalam prosesnya, tim juga membantu menangani pasien yang membutuhkan rujukan lebih lanjut. Tiga pasien dengan kondisi patah tulang telah dievakuasi dan dirujuk ke RSUD Borong untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Kehadiran tambahan tenaga medis ini membuat beban pelayanan yang sebelumnya harus ditanggung dr. Melinda seorang diri kini mulai terbagi. Muhammadiyah menyatakan timnya akan terus berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan setempat untuk menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan di lapangan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!