SUARBERITA.COM - Pemerintah Rusia membuka peluang kerja sama dengan Indonesia dalam pengembangan teknologi industri, mencakup drone, robot bawah air, komunikasi darurat, dan pengolahan limbah, melalui forum bilateral di Jakarta.
Federasi Rusia resmi menawarkan kerja sama strategis dengan Indonesia di sektor industri teknologi. Dalam pertemuan bilateral antara Kementerian Perindustrian RI dan Senator Rusia Ilyas Umakhanov di Jakarta, kedua pihak membahas peluang pengembangan serta lokalisasi teknologi mutakhir.
Sektor yang dijajaki meliputi teknologi wahana tanpa awak atau drone, robotika bawah air, sistem komunikasi mandiri untuk penanganan kondisi darurat, serta instalasi pengolahan limbah. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menyatakan, “Indonesia memandang Rusia sebagai mitra strategis dalam membangun industri yang lebih maju dan berdaya saing.” Ujar Gumiwang, dikutip dari Inews Selasa (25/8/2026).
Selain itu, kerja sama juga mencakup penyediaan perangkat telekomunikasi, industri agrokimia, otomatisasi manufaktur, teknologi daur ulang limbah, dan berbagai rekayasa teknologi lain melalui skema kemitraan antar pelaku usaha kedua negara.
Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Tri Supondy, menegaskan bahwa penjajakan ini harus bermuara pada penciptaan nilai tambah nyata bagi struktur perekonomian Indonesia.
Kerja sama ini diharapkan memperkuat daya saing industri nasional sekaligus membuka peluang transfer teknologi dari Rusia ke Indonesia, sehingga mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor industri.

