PT Adlas Sarana Elektrik, produsen motor trail listrik di kawasan Jalan Bioskop Atom, Citeureup, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan setelah produknya dikaitkan dengan kebutuhan operasional pegawai MBG. Pabrik tersebut berada di kawasan industri sekitar 2,8 kilometer dari Gerbang Tol Citeureup 1 dan dikelilingi sejumlah perusahaan otomotif lain.
Dari sisi perencanaan, motor listrik tersebut tercatat telah didaftarkan sebagai desain industri di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum pada Agustus 2025. Dua nama desainer yang tercantum adalah Abdullah Alwi dan Gunanjar Baroka, yang keduanya memiliki pengalaman di industri kendaraan listrik.
Sorotan terhadap kendaraan ini berawal dari unggahan media sosial yang menyebut motor listrik merek Emmo akan digunakan untuk operasional SPPG di Jawa Barat. Unggahan tersebut cepat menyebar dan memicu pertanyaan publik, termasuk terkait harga yang disebut berada di kisaran Rp50 juta.
Perdebatan kemudian meluas karena penggunaan motor trail listrik dinilai tidak lazim untuk kebutuhan operasional lapangan, sementara penjelasan resmi belum muncul pada tahap awal sehingga memunculkan berbagai spekulasi di ruang digital.

