Suar Berita
News

Pramono Perintahkan Hujan Buatan di Jakarta 22–23 Oktober, Ini Tujuannya

M Rayhan Wildani K21 Oktober 202614.07 WIB
Pramono Perintahkan Hujan Buatan di Jakarta 22–23 Oktober, Ini Tujuannya

SUARBERITA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 22–23 Oktober 2026. Langkah ini dilakukan untuk membantu menurunkan suhu udara Jakarta menjelang dua agenda besar pada akhir pekan, yakni Jakarta Running Festival dan konser Kanye West.

Pramono mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk mempersiapkan operasi tersebut.

“Saya sudah memerintahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana untuk melakukan OMC pada tanggal 22–23,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Ia berharap operasi modifikasi cuaca dapat membantu membuat kondisi udara lebih sejuk saat kedua agenda berlangsung pada 24–25 Oktober. Jakarta Running Festival merupakan agenda olahraga yang menghadirkan peserta lari, sedangkan konser Kanye West menjadi salah satu acara hiburan berskala besar di ibu kota.

Pramono juga berharap kondisi atmosfer mendukung pelaksanaan OMC. Sebab, upaya memicu hujan buatan bergantung pada ketersediaan awan potensial yang dapat disemai.

“Sebenarnya kalau hari ini bisa, mulai hari ini. Jadi saya berharap bahwa mudah-mudahan sebelum pelaksanaan Jakarta Running Festival, Jakarta sudah lebih sejuklah. Mudah-mudahan awannya memenuhi itu,” katanya.

Operasi Modifikasi Cuaca dilakukan dengan menyemai bahan tertentu ke awan yang memenuhi syarat untuk meningkatkan potensi hujan. Karena itu, pelaksanaannya tidak otomatis menjamin hujan akan turun di lokasi dan waktu yang diharapkan.

Pemprov DKI berharap upaya tersebut dapat membantu menjaga kenyamanan peserta, pengunjung, dan masyarakat yang beraktivitas di Jakarta selama akhir pekan.

Pelaksanaan OMC pada 22–23 Oktober akan menjadi bagian dari persiapan pemerintah daerah menghadapi kondisi cuaca menjelang dua agenda tersebut. Perkembangan pelaksanaan dan hasil operasi masih perlu dipantau melalui keterangan resmi Pemprov DKI dan BMKG.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!