Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Pengusutan Korupsi MBG Berlanjut, Kejagung segel 6000 Ribu Motor Listrik EMMO

M Rayhan Wildani K17 Juni 202615.47 WIB
Pengusutan Korupsi MBG Berlanjut, Kejagung segel 6000 Ribu Motor Listrik EMMO

SUARBERITA.COM - Penyidikan dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bergulir. Kali ini, tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menyegel lebih dari 6.000 unit motor listrik merek EMMO yang tersimpan di gudang kawasan industri Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat seperti dilansir dari republikatv.

Penyegelan dilakukan sebagai bagian dari pengembangan penyidikan dugaan korupsi pengadaan 20.801 unit kendaraan motor listrik yang memiliki nilai proyek mencapai sekitar Rp1,1 triliun pada 2026. Ribuan motor listrik tersebut diketahui berada di Gudang EMMO Electric Mobility. Penyidik menduga kendaraan itu berkaitan dengan salah satu klaster perkara yang tengah diusut dalam kasus dugaan korupsi Program MBG.

Langkah penyegelan dilakukan untuk mengamankan barang bukti sekaligus memudahkan proses penyelidikan lebih lanjut. Hingga kini, Kejaksaan Agung masih menelusuri alur pengadaan, distribusi, hingga pihak-pihak yang diduga terlibat dalam proyek bernilai fantastis tersebut. Kasus ini merupakan bagian dari penyidikan yang lebih luas terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menetapkan sejumlah tersangka dari berbagai klaster perkara, mulai dari dugaan penyalahgunaan anggaran pengadaan bahan pangan, pengelolaan dapur MBG, hingga pengadaan kendaraan operasional.

Dalam perkembangan terbaru, penyidik juga terus mendalami peran sejumlah pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan proses pengadaan motor listrik tersebut. Nilai proyek yang mencapai Rp1,1 triliun menjadi salah satu fokus utama penyidik untuk memastikan apakah pelaksanaan pengadaan telah sesuai dengan ketentuan atau justru menimbulkan kerugian negara.

Penyegelan ribuan unit motor listrik ini menjadi salah satu langkah terbesar dalam pengungkapan kasus dugaan korupsi MBG. Selain mengamankan aset yang diduga berkaitan dengan perkara, penyidik juga diharapkan dapat mengungkap secara menyeluruh mekanisme pengadaan hingga pihak yang bertanggung jawab dalam proyek tersebut. Kejaksaan Agung memastikan proses penyidikan masih terus berjalan. Tidak menutup kemungkinan akan ada pengembangan perkara maupun penetapan tersangka baru apabila ditemukan alat bukti yang cukup dalam proses penyelidikan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!