SUARBERITA.COM - Pemerintah berencana memperluas lahan perkebunan tebu untuk memenuhi kebutuhan bahan baku bioetanol dalam program pencampuran bahan bakar nabati E20. Langkah tersebut disiapkan agar kebutuhan energi tidak mengganggu ketersediaan gula dalam negeri.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penambahan kebun tebu diperlukan karena pasokan saat ini belum mencukupi apabila E20 sepenuhnya mengandalkan tebu.
“Ya, kebunnya ditambah,” ujar Zulhas saat ditemui di sela-sela Indonesia International Sustainability Forum di Jakarta, Selasa (6/10), dilansir dari ANTARA
Menurut Zulhas, bahan baku bioetanol tidak harus berasal dari tebu. Pemerintah juga dapat menggunakan komoditas lain, termasuk singkong. Namun, apabila tebu tetap menjadi sumber utama, pembukaan lahan perkebunan baru menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
“E20 itu kan antara lain bisa dari tebu, bisa dari singkong, bisa dengan yang lain. Ya, kalau sekarang kan kurang? Nah, kalau kita mau tebu, ya harus buka kebun baru,” ujarnya.
Rencana tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyiapkan lahan tebu seluas 2 juta hektare untuk mendukung produksi ethanol bagi program E20 dalam dua tahun ke depan.
Dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (16/9), Prabowo juga meminta Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menyiapkan industri yang mendukung pelaksanaan program tersebut.
Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya menyatakan pengembangan bioetanol hingga E50 ditujukan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM. Namun, pemerintah tidak ingin kebutuhan etanol untuk program tersebut justru dipenuhi melalui impor.
"Kami tidak mau menerapkan E10, E20, atau E50 tetapi etanolnya diimpor dari luar. Sama saja itu. Kami ingin untuk memanfaatkan produksi kita dalam negeri," ujarnya.
Bahlil mengatakan penerapan kebijakan campuran bioetanol akan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan pemanfaatan produksi dalam negeri.

