SUARBERITA.COM - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengumumkan insentif fiskal Rp1 triliun untuk daerah yang sukses melaksanakan program Makan Bergizi Gratis, sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan pemerintah menyiapkan insentif fiskal sebesar Rp1 triliun untuk daerah yang berhasil menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Insentif ini akan diberikan dalam tiga gelombang di enam wilayah berbeda. “Tahun ini ada insentif fiskal yang kita pertandingkan sebanyak Rp1 triliun, dalam tiga gelombang, enam region,” ujar Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (28/10/2026)
Ia menambahkan, skema serupa akan dilanjutkan tahun depan dengan penghargaan khusus bagi kepala daerah yang paling kreatif mendukung program MBG. “Kepala daerah yang paling mendukung atau kreatif menyukseskan program makanan bergizi gratis ini tentu akan diberikan penghargaan,” jelasnya.
Insentif fiskal ini berlaku untuk pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Menteri Keuangan Suahasil Nazara disebut telah menyetujui anggaran tersebut. Daerah yang menempati peringkat pertama akan menerima Rp3 miliar, peringkat kedua Rp2 miliar, dan peringkat ketiga Rp1 miliar.
Selain itu, Tito memerintahkan pembentukan Satgas MBG di seluruh daerah. Ia memberi tenggat satu minggu bagi daerah yang belum membentuk satgas, dengan ancaman teguran resmi jika tidak dipenuhi. Hingga kini, Satgas MBG telah terbentuk di 230 daerah.
Insentif fiskal Rp1 triliun diharapkan memperkuat komitmen daerah dalam menyukseskan MBG, sekaligus memastikan pemerataan gizi anak bangsa melalui dukungan nyata pemerintah pusat.

