Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

MBG Jangkau 9,02 Juta Penerima Manfaat di Jawa Timur hingga Juni 2026

Ulfa Safira28 Juli 202617.00 WIB
MBG Jangkau 9,02 Juta Penerima Manfaat di Jawa Timur hingga Juni 2026

SUARBERITA.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 9,02 juta penerima manfaat di Jawa Timur hingga akhir Juni 2026, berdasarkan data Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Jawa Timur.

Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran (PPA) I Kanwil DJPb Jawa Timur Wahidin menyampaikan, penerima manfaat tersebut terdiri atas 7,17 juta peserta didik dan 1,86 juta penerima dari kelompok nonpeserta didik.

Pelaksanaan program MBG di Jawa Timur saat ini didukung oleh 4.420 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan rincian 4.125 SPPG telah beroperasi dan 295 lainnya masih dalam tahap persiapan.

Wahidin mengatakan, selama Juni 2026 tidak ada perubahan indikator pelaksanaan program karena pemerintah masih melakukan moratorium pembangunan SPPG baru, penghentian sementara layanan saat libur sekolah, serta penguatan tata kelola melalui audit, standardisasi, dan penataan operasional.

"Perluasan implementasi diperkirakan kembali berlangsung pada tahun ajaran baru," ujarnya, dikutip dari Antara

Dari sisi anggaran, pemerintah masih menunggu keputusan terkait alokasi MBG di Jawa Timur setelah adanya penyesuaian anggaran nasional dari Rp268 triliun menjadi Rp229 triliun.

Wacana penghematan juga muncul seiring rencana pengecualian anak dari keluarga mampu sebagai penerima MBG. Kebijakan tersebut dilakukan agar program dapat lebih tepat sasaran.

"Pemerintah sendiri juga menilai bahwa yang sudah dilakukan kemarin memang perlu dilakukan, apa namanya, penyesuaian ataupun adaptasi. Supaya memang betul-betul sesuai dengan sasaran," ujarnya

Meski terdapat penyesuaian, Wahidin memastikan pelaksanaan MBG tetap berjalan sesuai aturan dan menunjukkan perkembangan positif.

"Intinya tujuan pemerintah untuk memberikan MBG tetap dijalankan dan kita lihat perkembangan sampai saat ini sangat positif," ujarnya.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!