Suar Berita
News

Massa GERAM Geruduk Kantor Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud Akhirnya Temui Demonstran

Chaterina R22 Oktober 202609.49 WIB
Massa GERAM Geruduk Kantor Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud Akhirnya Temui Demonstran
Foto:Kaltimvoice.id

SUARBERITA.COM - Ratusan hingga ribuan mahasiswa dan elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) menggelar demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Samarinda, Rabu (21/10/2026).

Massa mendesak Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menemui demonstran dan merespons tujuh tuntutan yang mereka sampaikan. Aksi tersebut menyoroti sejumlah persoalan daerah, mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), hingga pemadaman listrik bergilir.

Setelah didesak massa, Rudy akhirnya menemui demonstran dan menyatakan kesediaannya menanggapi aspirasi yang disampaikan.

“Tenang semuanya, saya akan jawab tuntutan yang disampaikan adik-adik mahasiswa hari ini,”ujar Rudy dikutip dari Jurnal Borneo, (21/10/2026).

Dalam aksinya, GERAM meminta pemerintah mendorong penetapan karhutla sebagai bencana nasional serta menindak perusahaan yang terbukti membakar hutan dan lahan. Massa juga menuntut penindakan terhadap perusahaan tambang yang tidak menjalankan kewajiban reklamasi pascatambang.

Selain persoalan lingkungan, demonstran mendesak penyelesaian kelangkaan BBM dan penghentian pemadaman listrik bergilir yang dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah Kaltim.

Massa turut meminta evaluasi terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta program Gratispol milik Pemerintah Provinsi Kaltim.

Rudy menyatakan sejumlah persoalan tersebut membutuhkan koordinasi dengan pemerintah pusat karena berkaitan dengan kewenangan berbagai kementerian dan lembaga. Ia juga berjanji membawa aspirasi masyarakat Kaltim ke Jakarta untuk dibahas bersama pihak terkait.

Aksi GERAM mengusung tema “2 Tahun Prabowo-Gibran: Kaltim Jadi Anak Tiri, Kaltim Jadi Abu di Tanah Sendiri”. Massa berharap tujuh tuntutan yang disampaikan tidak berhenti pada respons pemerintah, tetapi ditindaklanjuti dengan langkah konkret.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!