SUARBERITA.COM - Aksi demonstrasi bertajuk #IndonesiaSadar mulai mengarah ke kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026). Massa mahasiswa dan elemen masyarakat sipil bergerak dari kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, untuk menyampaikan aspirasi bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Peserta aksi berangkat menggunakan sejumlah moda transportasi, mulai dari bus Kopaja, angkutan kota (angkot), hingga sepeda motor. Pergerakan rombongan ini sebelumnya dilaporkan media saat massa berkumpul di sekitar Gedung FISIP UI.
Kawasan Bundaran HI dan ruas jalan di sekitarnya menjadi perhatian karena menjadi lokasi utama aksi. Kepadatan kendaraan berpotensi meningkat seiring kedatangan peserta dan aktivitas pengamanan di sekitar Jalan MH Thamrin serta Jalan Jenderal Sudirman.
Berdasarkan pantauan SuarBerita pada pukul 14.40 WIB, massa yang didominasi mahasiswa mulai berkumpul di pinggir jalan kawasan Bundaran HI. Sejumlah warga juga terlibat mendukung aksi, termasuk Aliansi Ibu Indonesia yang menyediakan makanan dan minuman bagi peserta demonstrasi.
Dalam aksi tersebut, isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu sorotan utama. Spanduk bertema “All Eyes on Karhutla” dan poster bergambar Presiden Prabowo Subianto turut menjadi perhatian dalam materi visual aksi, sebagaimana informasi dari pantauan yang beredar. Pesan tersebut berkaitan dengan desakan agar pemerintah memperkuat penanganan karhutla dan menindak pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan.
Sebelumnya, BEM UI menjadwalkan aksi mulai pukul 14.00 WIB. Demonstrasi tersebut membawa sejumlah tuntutan terkait persoalan lingkungan dan kebakaran hutan dan lahan, kebijakan anggaran negara, pendidikan dan lapangan kerja, penegakan hukum, serta hak asasi manusia dan demokrasi.
Kepolisian telah menyiapkan pengamanan dan mengantisipasi rekayasa lalu lintas secara situasional di sejumlah titik Jakarta. Pengguna jalan diimbau memperhatikan informasi resmi mengenai kondisi lalu lintas dan kemungkinan pengalihan arus sebelum melintasi kawasan Bundaran HI.
Demonstrasi ini menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat sipil untuk mendesak pemerintah menindaklanjuti persoalan lingkungan, ekonomi, pendidikan, dan demokrasi yang mereka nilai membutuhkan perhatian serius.
Perkembangan jumlah massa, situasi lalu lintas, dan jalannya orasi masih perlu dipantau seiring berlangsungnya aksi..

