Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Lawan Rasa Minder hingga Terpilih, Kisah Perjuangan Paskibraka 2026

Ulfa Safira17 Agustus 202613.00 WIB
Lawan Rasa Minder hingga Terpilih, Kisah Perjuangan Paskibraka 2026

SUARBERITA.COM - Pengukuhan 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional Tahun 2026 di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (15/8/2026), menjadi momen penting bagi para pelajar yang terpilih mewakili 38 provinsi.

Di balik keberhasilan tersebut, para anggota Paskibraka harus melewati proses seleksi dan persiapan yang panjang. Salah satunya Muhammad Furqoen Hakim dari Kepulauan Bangka Belitung yang mengikuti seleksi mulai dari tingkat sekolah, kabupaten, provinsi hingga verifikasi di tingkat pusat.

“Prosesnya banyak banget, Kak. Yang pertama itu dari proses seleksi sekolah, seleksi Kabupaten, provinsi, dan juga verifikasi tingkat pusat kemarin,” jelas Furqoen, dikutip dari laman Kementerian Sekretariat Negara RI.

Selain tahapan seleksi, rasa percaya diri juga menjadi tantangan bagi sebagian peserta. Angelica Theona Putri dari Jawa Timur mengaku sempat merasa minder ketika melihat peserta lain yang dianggap lebih baik darinya.

“Saya sendiri kurang percaya diri, udah minder duluan ngelihat teman yang lebih baik dari saya, saya kayak ah pasti gak bisa, ternyata bisa ngelawan ketidakpercayaan diri itu, berhasil kak,” ujarnya.

Hal serupa dialami Gladys Manuella Aibekob, perwakilan Papua Tengah. Ia mengaku sempat ragu, tetapi berusaha menghilangkan keraguan tersebut hingga akhirnya berhasil terpilih sebagai Paskibraka Nasional.

“Awalnya saya ragu, namun saya terus berusaha dan mencoba untuk hilangkan rasa ragu itu,” ujarnya.

Terpilih menjadi Paskibraka Nasional juga menjadi kebanggaan bagi daerah yang diwakili. Julita Rista Lestari dari Kalimantan Timur merasa bersyukur karena dapat membawa nama Kabupaten Kutai Kartanegara ke tingkat pusat setelah cukup lama tidak mengirimkan perwakilan.

“Saya juga bangga, kenapa? Karena akhirnya setelah 15 tahun Kabupaten Kutai Kartanegara tidak mengirimkan untuk ke tingkat pusat, akhirnya setelah dari 26 ini saya bisa terpilih, puji Tuhan sekali Kak,” ujarnya.

Kini, para Paskibraka tersebut bersiap menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.

Untuk menjaga kondisi tetap prima, Gladys mulai mengatur pola makan dan menyiapkan perlengkapan agar dapat menjalankan tugas dengan baik.

“Saya mulai jaga makan kak, supaya kesehatan saya tetap terjaga. Terus saya menyiapkan perlengkapan-perlengkapan saya agar tampil rapi dan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ismi Ulfaida dari Sulawesi Barat yang merupakan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar juga menjaga kebugaran dengan tetap mengikuti latihan, mengatur waktu tidur, dan menjaga kesehatan.

“Tetap fokus latihan, menjaga kesehatan, tidur teratur,” ujarnya.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!