SUARBERITA.COM - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Lawu, Jawa Tengah, diperkuat dengan pengerahan dua helikopter serta pembentukan posko koordinasi penanggulangan kebakaran.
Lanud Adi Soemarmo turut mendukung operasi gabungan untuk menekankan penyebaran api di kawasan pegunungan yang memiliki medan terjal dan sulit dijangkau melalui jalur darat.
Dua helikopter yang dikerahkan terdiri dari Super Puma milik TNI Angkatan Udara dan Mi-17 milik TNI Angkatan Darat. Keduanya mendukung pemadaman melalui metode water bombing, yakni menjatuhkan air dari udara menuju titik kebakaran.
Komandan Lanud Adi Soemarmo, Marsma TNI Henri Ahmad Badawi, menjelaskan kekuatan armada udara yang disiapkan untuk membantu operasi tersebut.
“Pada saat ini kita kekuatan ada dua pesawat, satur Super Puma dan satu pesawat, Mi-17,” ujar Henri sebagaimana dikutip dari keterangannya dalam pemberitaan iNews, (21/10/2026).
Selain pengerahan helikopter, Lanud Adi Soemarmo memfasilitasi posko penanggulangan karhutla di hangar Dinas Operasi. Posko ini digunakan untuk mendukung koordinasi personel dan pelaksanaan operasi lintas instansi.
Pemadaman dari udara menjadi salah satu langkah untuk menjangkau titik api yang sulit diakses petugas darat. Sementara itu, upaya penanganan di lapangan perlu disesuaikan dengan kondisi cuaca, arah angin, dan keselamatan penerbangan.
Operasi gabungan diharapkan dapat mempercepat pengendalian kebakaran sekaligus mencegah api meluas ke kawasan hutan di sekitar Gunung Lawu.

