SUARBERITA.COM - Sebuah video dalam Rutan Kelas I Depok menjadi sorotan setelah memperlihatkan suasana ruangan dengan lampu warna-warni dan aktivitas sejumlah warga binaan. Rekaman tersebut ramai dibagikan di media sosial dan memunculkan dugaan adanya pesta narkoba di dalam rutan.
Dalam video itu, beberapa orang terlihat berjoget dalam suasana yang menyerupai pesta. Ada pula benda yang disebut-sebut berkaitan dengan penggunaan narkotika. Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih menjadi bagian dari pemeriksaan.
Pihak Rutan Depok langsung menelusuri rekaman yang beredar. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kapan video dibuat, siapa saja yang berada di lokasi, serta bagaimana aktivitas tersebut bisa berlangsung di dalam rutan.
Karutan Depok Ario Galih Maduseno membenarkan bahwa lokasi dalam video merupakan bagian dari Rutan Depok. Ia menyebut sejumlah warga binaan dan petugas ikut diperiksa untuk mengungkap kejadian tersebut.
“Ada 22 warga binaan yang kami periksa dan dua petugas juga kami dalami,” ujar Ario, dikutip dari pemberitaan Detik, Senin (5/10/2026).
Kasus ini kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian dan jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk memastikan apakah benar terjadi pelanggaran terkait narkotika maupun adanya kelalaian atau keterlibatan petugas.
Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan sanksi terhadap pihak yang terbukti melanggar aturan.

