Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Kemhan Siapkan 400 Komcad untuk Bantu Pemulihan Gempa NTT

Ulfa Safira25 Agustus 202609.30 WIB
Kemhan Siapkan 400 Komcad untuk Bantu Pemulihan Gempa NTT

SUARBERITA.COM - Sebanyak 300 hingga 400 personel Komponen Cadangan (Komcad) di Nusa Tenggara Timur (NTT) disiapkan untuk mendukung penanganan dan pemulihan masyarakat setelah gempa bumi mengguncang wilayah Flores.

Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan (Kemhan) Letjen TNI Gabriel Lema mengatakan personel tersebut tersebar di sejumlah wilayah NTT, termasuk Timor, Sumba, Alor, dan Flores.

"Di NTT kurang lebih 300 sampai 400 Komponen Cadangan itu sudah siap, baik di daratan Timor, daratan Sumba, daratan Alor, kemudian Flores," ujar Gabriel di Lapangan Brigade Parako 1 Pasgat, Jakarta Timur, Senin (24/8 ), dikutip dari Antara

Komcad nantinya membantu pelaksanaan penanganan bencana bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, serta lembaga terkait. Beberapa personel juga disebut sudah terlibat dalam membantu warga terdampak melalui inisiatif pribadi.

Gabriel menegaskan kegiatan para personel tetap berada dalam koordinasi pemerintah daerah. Kehadiran mereka di lapangan ditandai dengan penggunaan seragam Komcad maupun seragam lain sesuai penugasan.

"Kendali pemerintah daerah setempat. Kami tidak bisa sampaikan jumlahnya, yang terpenting begitu kita ke sana Komcad dengan pakaian seragamnya, entah itu yang loreng Malvinas seperti tadi atau seperti pakaian Komcad, mereka turun langsung," tegasnya.

Menurut Gabriel, personel Komcad masih membantu masyarakat di daerah yang terkena dampak gempa. Ia meminta seluruh anggota yang terlibat memberikan pelayanan secara optimal selama proses pemulihan berlangsung.

"Saya kira ini wujud wajah hati Komcad adalah demikian, tidak menunggu perintah," ujar Gabriel.

Aktivitas gempa kemudian masih berlanjut melalui ribuan gempa susulan. Data BNPB hingga 24 Agustus 2026 mencatat ribuan gempa susulan dengan magnitudo 6,2. Sebanyak 24 di antaranya berkekuatan lebih dari magnitudo 5. Kondisi tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia 100 orang, korban luka 1.603, dan warga mengungsi 180.327 orang.

Di sisi lain, bantuan untuk masyarakat terdampak terus dikirimkan. BNPB melaporkan sekitar 954 ton logistik telah didistribusikan dari Pos Pendukung Logistik Nasional Halim Perdanakusuma menuju Labuan Bajo dan Maumere pada periode 15–22 Agustus 2026.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!