SUARBERITA.COM - PT Oishii Food Indonesia asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, melakukan ekspor perdana 20 ton kecap ke Belanda. Pengiriman ini menjadi langkah perusahaan memperluas pasar produk lokal ke Eropa.
Sekretaris Daerah Jawa Barat Erwan Setiawan mengapresiasi pencapaian tersebut dan menilai ekspor itu menunjukkan kemampuan UMKM daerah bersaing di pasar internasional.
"Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus mendukung, saling mendukung dan saling membantu membesarkan UMKM-UMKM yang ada di Jawa Barat," ujar Erwan di Kabupaten Bekasi, Senin (24/8), dikutip dari Antara
Erwan menyebut perusahaan tersebut sebelumnya telah mengekspor enam kontainer produk ke Arab Saudi. Ia juga menilai keikutsertaan dalam pameran membantu UMKM menemukan pembeli dari luar negeri.
"Ini sangat cepat sekali. Tahun 2025 mengikuti pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI), sekarang sudah bisa ekspor ke Belanda. Sebelumnya juga sudah ekspor enam kontainer ke Arab Saudi," ujarnya.
Ekspor ke Belanda dilakukan berdasarkan pesanan, sehingga produk kecap tersebut telah memiliki pasar tujuan. Pemprov Jawa Barat menyatakan akan terus membuka peluang pemasaran produk UMKM daerah ke pasar internasional.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin menyebut pencapaian Oishii Food sebagai bukti UMKM lokal mampu berkembang hingga pasar mancanegara.
"Selamat telah naik kelas dari UMKM. Tentu ini ekspor pertama dan mudah-mudahan diikuti oleh UMKM-UMKM lain yang ada di Kabupaten Bekasi," ujarnya.
Endin berharap keberhasilan tersebut mendorong UMKM lain di Kabupaten Bekasi meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar ekspor.
"Semoga UMKM-UMKM lain yang ada di Kabupaten Bekasi bisa naik kelas dan bisa ekspor barang-barangnya, baik itu ke Eropa maupun ke mancanegara yang lainnya," ujarnya.

