Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

HUT ke-81 RI: Dari “Pray for NTT” di Langit Jakarta hingga Simpati Iran

M Rayhan Wildani K18 Agustus 202612.05 WIB
HUT ke-81 RI: Dari “Pray for NTT” di Langit Jakarta hingga Simpati Iran

SUARBERITA.COM - Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia tahun ini berlangsung dalam suasana berbeda. Di tengah kemeriahan peringatan kemerdekaan, duka akibat gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) turut menjadi perhatian. Pemerintah memilih menjaga suasana perayaan dengan tetap menghadirkan pesan empati bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Salah satu bentuknya terlihat dalam rangkaian Malam Merdeka di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Senin (17/8/2026) malam. Sebanyak 1.500 drone diterbangkan dan membentuk berbagai visual bertema kemerdekaan. Namun, di antara formasi Merah Putih dan sejarah perjuangan bangsa, muncul pesan “PRAY FOR NTT” yang disertai visual dua tangan sedang berdoa.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perayaan kemerdekaan tahun ini tidak hanya berbicara tentang kegembiraan, tetapi juga tentang kepedulian terhadap saudara sebangsa yang tengah menghadapi musibah.

Langit Jakarta tetap dihiasi pertunjukan visual, namun pesan untuk NTT menunjukkan bahwa duka para korban tidak dilupakan di tengah perayaan. Masyarakat yang menyaksikan pertunjukan pun turut mengabadikan momen tersebut melalui ponsel mereka.

Empati terhadap korban gempa NTT juga datang dari dunia internasional. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Prabowo Subianto atas gempa yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Pezeshkian sekaligus menyatakan kesiapan Iran untuk memberikan bantuan dan pertolongan medis bagi masyarakat terdampak.

"Saya menyampaikan belasungkawa dan simpati yang tulus kepada pemerintah dan rakyat Indonesia," kata Pezeshkian dilansir dari detik.

Ia berharap para korban mendapatkan rahmat, mereka yang terluka segera pulih, serta para penyintas diberikan ketabahan.

Perayaan HUT RI pun menjadi momentum yang memperlihatkan dua sisi sekaligus: kegembiraan atas kemerdekaan yang terus dirayakan, dan solidaritas bagi masyarakat NTT yang sedang berduka. Dari langit Jakarta hingga pesan solidaritas dari Iran, semangat kemerdekaan tahun ini turut diterjemahkan dalam bentuk kepedulian.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!