Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Harga BBM Dikabarkan Naik Besok, ESDM: Hoaks

Ulfa Safira25 September 202614.15 WIB
Harga BBM Dikabarkan Naik Besok, ESDM: Hoaks

SUARBERITA.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah kabar yang menyebut harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite atau RON 90 akan naik mulai 26 September 2026.

Juru Bicara Menteri ESDM Dwi Anggia mengatakan informasi kenaikan harga Pertalite yang beredar di media sosial merupakan hoaks.

“Perlu kami luruskan, saat ini masih sekali konten media sosial yang berisikan informasi kenaikan Pertalite, konten atau informasi ini adalah Hoax atau berita bohong,” ujar Dwi Anggia, Jumat (25/9/2026), dikutip dari CNBC Indonesia

Menurut Dwi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah berulang kali menegaskan bahwa harga BBM bersubsidi, termasuk Pertalite dan Solar Subsidi, tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir 2026.

Pemerintah tetap mempertahankan harga BBM subsidi meski harga minyak dunia bergerak naik. ESDM juga mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa memastikan sumbernya.

“Lebih teliti dan lebih cerdas dalam menyerap informasi, sehingga anda tidak mudah diprovokasi oleh pihak pihak yang tidak bertanggungjawab yang sengaja membuat masyarakat jadi emosi. Carilah informasi pada sumber resmi dan media yang terverifikasi,” tegasnya

Sementara itu, harga BBM nonsubsidi mengikuti perkembangan harga minyak dunia. Bahlil menjelaskan perubahan harga Indonesian Crude Price (ICP) dapat memengaruhi harga BBM nonsubsidi.

“Kalau harga minyak non-subsidi itu akan mengikuti harga pasar. Kalau harga pasar globalnya itu ICP-nya naik, otomatis dia akan naik. Tapi kalau harga ICP-nya turun, pasti juga dia akan melakukan koreksi,” ujar Bahlil usai acara MKI Electricity Connect 2026, dikutip Rabu (23/9/2026).

Selain menjaga harga BBM subsidi, pemerintah memastikan ketersediaan stok nasional tetap aman. Bahlil menyebut cadangan BBM berada pada standar minimal untuk kebutuhan 18 hingga 21 hari.

“Yang terpenting sekarang adalah pemerintah memastikan cadangan BBM kita itu ada pada standar minimal, 18 sampai dengan 21 hari,” ujarnya.

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga juga membantah informasi mengenai perubahan harga BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina per 21 September 2026. Perusahaan memastikan harga yang berlaku tetap mengacu pada ketetapan sebelumnya.

VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi mengenai harga BBM yang belum terverifikasi.

“Kami memastikan bahwa per 21 September 2026 tidak terdapat perubahan harga BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina. Informasi mengenai adanya penyesuaian harga pada tanggal tersebut tidak benar. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi,” ujar Kitty dalam siaran persnya, Senin (21/9/2026).

Pertamina Patra Niaga menyatakan informasi mengenai harga BBM disampaikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!