Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Bola Kini Berada di DPR

M Rayhan Wildani K11 Agustus 202608.48 WIB
Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Bola Kini Berada di DPR

SUARBERITA.COM - Pergantian pucuk pimpinan Bank Indonesia (BI) memasuki tahap baru setelah Presiden Prabowo Subianto mengirimkan nama calon Gubernur BI kepada DPR. Nama yang diajukan adalah Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti, yang sebelumnya menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas (Plt) Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya.

Pengunduran diri Perry pada akhir Juli 2026 membuat posisi Gubernur BI kosong. Destry kemudian dipercaya menjalankan tugas gubernur sementara hingga proses penentuan pengganti definitif dilakukan.

Prabowo kini memilih Destry sebagai calon tunggal untuk posisi tersebut. Pengajuan nama itu secara resmi disampaikan melalui Surat Presiden (Surpres) kepada DPR dan selanjutnya menjadi kewenangan parlemen untuk menjalankan tahapan persetujuan.

Wakil Ketua Komisi XI DPR Fauzi Amro mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti surat dari pemerintah sesuai aturan yang berlaku.

"Terkait Surpres mengenai usulan calon Gubernur Bank Indonesia yang sudah disampaikan pemerintah kepada DPR, tentu kami di Komisi XI akan memprosesnya sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Fauzi dikutip dari kompas, Selasa (11/8/2026).

Destry nantinya akan menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi XI. DPR akan menilai sejumlah aspek, mulai dari kemampuan, integritas, rekam jejak hingga komitmen terhadap independensi bank sentral.

Menurut Fauzi, pergantian pimpinan BI tidak semata-mata berkaitan dengan siapa yang menduduki kursi gubernur. Sosok yang terpilih juga dituntut mampu menjaga stabilitas rupiah, sistem pembayaran, sektor keuangan, sekaligus mendukung perekonomian nasional.

Perkembangan pencalonan Destry turut menjadi perhatian pasar. Reuters melaporkan pengajuan nama tersebut mendapat respons positif dari pasar dan ikut mendorong penguatan nilai tukar rupiah. Sentimen tersebut muncul di tengah kebutuhan pasar terhadap kepastian mengenai siapa yang akan memimpin BI setelah pengunduran diri Perry Warjiyo.

Dengan telah dikirimkannya Surpres, proses pergantian Gubernur BI kini memasuki babak berikutnya: DPR akan menentukan apakah calon yang diajukan Presiden layak menduduki posisi penting yang berpengaruh langsung terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!