SUARBERITA.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan apresiasi terhadap sikap Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) setelah kelompok tersebut menyelesaikan aksi di depan Gedung DPR RI dan memilih meninggalkan lokasi.
Menurut Dedi, keputusan untuk tidak melanjutkan keberadaan massa di tengah situasi aksi yang berlangsung di Jakarta merupakan langkah yang patut dihargai. AMPB dinilai telah menunjukkan bahwa penyampaian tuntutan dapat diakhiri setelah ada respons terhadap aspirasi yang dibawa.
Dedi juga menilai sikap tersebut penting untuk menjaga AMPB agar tidak dikaitkan dengan berbagai tindakan kericuhan yang terjadi dalam rangkaian aksi di Jakarta.
“Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas ketepatan keputusan yang diambil oleh Mas Botok dan seluruh teman-teman AMPB setelah aspirasinya diterima, kemudian menyampaikan kepada publik dan meninggalkan tempat sehingga terbebas dari fitnah orang-orang yang melakukan rusuh di Jakarta,” ungkap Dedi Mulyadi dalam keterangan tertulisnya.
AMPB sebelumnya datang ke Jakarta untuk menyampaikan sejumlah tuntutan kepada DPR RI. Setelah menyampaikan aspirasi dan mendapatkan respons, massa kemudian memutuskan untuk mengakhiri kegiatan mereka.
Keputusan tersebut membuat AMPB tidak berada di lokasi ketika situasi aksi di sejumlah titik Jakarta berkembang menjadi lebih tegang. Massa pun meninggalkan kawasan DPR dan membubarkan diri.
Sikap AMPB ini kemudian mendapat perhatian dari Dedi Mulyadi yang menilai keputusan mengakhiri aksi setelah aspirasi tersampaikan sebagai tindakan yang tepat.

