Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Budi Arie Minta Maaf soal Ucapan Lebih Cepat dari 2029

M Rayhan Wildani K26 Agustus 202616.45 WIB
Budi Arie Minta Maaf soal Ucapan Lebih Cepat dari 2029

SUARBERITA.COM - Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi meminta maaf atas pernyataannya soal kemungkinan terjadinya “percepatan” sebelum Pemilu 2029 yang belakangan viral di media sosial.

Pernyataan tersebut terekam dalam sebuah video berdurasi sekitar 1 menit 47 detik. Dalam video itu, Budi Arie terlihat duduk di sebelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam sebuah pertemuan di Jakarta.

Dalam potongan video tersebut, Budi Arie menyampaikan pandangannya mengenai situasi sosial dan politik yang menurutnya mengalami sejumlah anomali. Dia kemudian mengaitkan kondisi tersebut dengan kemungkinan terjadinya perubahan politik lebih cepat dari yang selama ini diperkirakan.

“Insting aktivis saya mengatakan ini ada sesuatu yang... lebih cepat dari yang kita bayangkan. Makanya itu saya coba mau membuka wacana aja ke temen-temen, supaya berpikir, jangan hanya sekadar berpikir 29. Harus ada pikiran lain, alternatif, manakala terjadi percepatan... sejarah,” kata Budi Arie.

Pernyataan itu kemudian memicu berbagai spekulasi, terutama karena Budi Arie menyampaikannya ketika Jokowi berada di sebelahnya. Frasa “lebih cepat dari 2029” juga menjadi sorotan karena dikaitkan dengan kemungkinan adanya perubahan politik sebelum agenda Pemilu 2029.

Namun, Budi Arie kemudian memberikan klarifikasi dan meminta maaf atas pernyataannya tersebut. Dia menegaskan bahwa ucapan mengenai kemungkinan “percepatan” itu merupakan pandangan serta analisis pribadinya.

“Sehubungan dengan viralnya pernyataan dan analisa saya dalam sebuah pertemuan di Jakarta baru-baru ini yang menimbulkan spekulasi dan berbagai salah penafsiran, saya Budi Arie Setiadi memohon maaf kepada pihak-pihak yang kurang berkenan dan nyaman dengan pernyataan saya tersebut,” kata Budi Arie dikutip dari detik.

Dalam klarifikasinya, Budi Arie juga menegaskan pernyataan tersebut tidak memiliki kaitan dengan Jokowi, meskipun keduanya terlihat berada dalam satu forum.

“Pernyataan tersebut tidak ada hubungan dan mengkaitnya, dengan Bapak Joko Widodo,” ujarnya.

Budi Arie menyebut dirinya siap bertanggung jawab atas pernyataan yang telah disampaikannya dan menerima konsekuensi dari analisis tersebut.

“Yang ketiga, saya siap bertanggung jawab dan menerima segala konsekuensi karena analisa dan pernyataan saya tersebut. Terima kasih. Jaga terus persatuan Indonesia,” kata Budi Arie.

Dengan klarifikasi tersebut, Budi Arie berupaya meluruskan spekulasi yang muncul setelah video pernyataannya beredar. Dia menegaskan bahwa pembahasan mengenai kemungkinan perubahan sebelum 2029 merupakan analisis pribadi dan bukan pernyataan yang mewakili Jokowi.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!