Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

BGN Klaim MBG Kalbar Serap Ribuan Tenaga Kerja dan Dongkrak Rp16,8 M Tiap Hari

Abd Munib14 Mei 202622.35 WIB
BGN Klaim MBG Kalbar Serap Ribuan Tenaga Kerja dan Dongkrak Rp16,8 M Tiap Hari

SUARBERITA.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Barat (Kalbar) disebut mulai menunjukkan dampak nyata. Selain pemenuhan gizi masyarakat, MBG dikalim berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan perputaran ekonomi.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya menyampaikan hal itu dalam kegiatan Sinergi Ekonomi Kerakyatan di Kubu Raya, Selasa (12/5/2026). Ia menegaskan MBG kini berkembang menjadi penggerak ekonomi daerah yang melibatkan banyak pelaku usaha kecil.

“Alhamdulillah sampai saat ini di jajaran Kalimantan Barat sudah ada 508 SPPG yang terverifikasi dan sebagian besar sudah operasional, telah menyerap 20.381 orang saudara-saudara kita yang berada pada tingkat kemiskinan,” kata Sony dikutip dari suara.com, Rabu (13/5/2026).

Menurut dia, tenaga kerja yang terserap mayoritas berasal dari kelompok miskin ekstrem, khususnya desil 1 dan desil 2. Skema ini dinilai memberi ruang kerja sekaligus memperkuat daya beli masyarakat bawah.

Selain tenaga kerja, Program MBG juga menggerakkan rantai pasok pangan lokal. Sony menyebut sedikitnya 2.000 pemasok terlibat dalam pemenuhan kebutuhan harian program.

“(Seluruh SPPG tersebut) telah memberikan pelayanan kepada 995.321 penerima manfaat dan menyerap bahan-bahan pokok yang setiap hari dibutuhkan dari 2.000 supplier, ada BUMDES, BUMD hingga UMKM,” ujarnya.

Pihaknya menambahkan, arus belanja program yang besar turut menciptakan efek ekonomi berantai di daerah. Pemerintah mencatat anggaran MBG di Kalimantan Barat mencapai Rp16,8 miliar per hari yang tersebar di berbagai wilayah.

Sony menilai, keterlibatan UMKM dan BUMDes menjadi kunci agar program tidak berhenti pada distribusi bantuan, tetapi juga memperkuat ekonomi produksi di daerah.


Dengan skema yang menghubungkan gizi, tenaga kerja dan ekonomi lokal, MBG di Kalimantan Barat diklaim mendorong pemerataan ekonomi sekaligus penguatan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!