SUARBERITA.COM - Penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, banten, membuat sekitar 1.100 karyawan kehilangan pekerjaan. Bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya menyoroti dugaan adanya gangguan dari oknum yang berpotensi memengaruhi iklim investasi di wilayahnya.
Hasbi menilai hengkangnya perusahaan tidak seharusnya hanya dilihat dari persoalan kontrak sewa gedung yang berakhir. Ia meminta kemungkinan faktor lain turut diperhatikan.
“Mungkin saja dalam menjalankan bisnis, ada gangguan dari oknum,” kata Hasbi, dikutip dari Banten Raya (26/10/2026).
Pernyataan tersebut muncul setelah PWI 6 menghentikan kegiatan produksinya di Rangkasbitung. Perusahaan disebut tidak memperpanjang kontrak sewa gedung dan berencana melanjutkan kegiatan produksinya di daerah lain.
Penutupan pabrik itu berdampak pada pekerja yang mengalami PHK secara bertahap sejak akhir 2025 hingga Oktober 2026. Gelombang terakhir berlangsung pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Di tengah persoalan tersebut, Pemkab Lebak menyatakan akan mengawal pemenuhan hak-hak mantan karyawan, termasuk pesangon. Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya penegakan aturan dan koordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menjaga iklim investasi.
Hingga kini, dugaan gangguan dari oknum yang disinggung bupati belum disertai bukti publik yang memastikan adanya hubungan langsung dengan keputusan perusahaan menutup pabrik.

