Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Xi Jinping Sebut China dan AS Seharusnya Jadi Mitra, Bukan Rival

Dwipa S16 Mei 202607.00 WIB
Xi Jinping Sebut China dan AS Seharusnya Jadi Mitra, Bukan Rival - Foto 1
1/3

SUARBERITA.COM - Presiden Tiongkok Xi Jinping menekankan pentingnya AS dan Tiongkok menjadi mitra dan bukan rival selama pembicaraan di Beijing dengan Presiden AS Donald Trump. Pembicaraan mereka sebagian besar berfokus pada hubungan perdagangan yang tegang, yang telah memburuk sejak Trump kembali menjabat terkait tarif dan konflik geopolitik. Ketika perang dagang semakin memburuk, kedua belah pihak memberlakukan tarif yang lebih tinggi pada barang-barang satu sama lain, dengan AS mengenakan tarif setinggi 145% pada barang-barang Tiongkok dan Tiongkok membalas dengan tarif 125% pada barang-barang AS.

Dikutip dari premiumtimesng (14/5/2026), Xi Jinping menyerukan kerja sama, bukan konfrontasi, dengan mengatakan bahwa kedua negara memiliki lebih banyak kepentingan bersama daripada perbedaan dan memperingatkan agar tidak terjebak dalam "Thucydides Trap," sebuah teori bahwa kekuatan yang sedang naik dapat mengancam kekuatan yang sudah mapan, yang dapat menyebabkan konflik. Dia mengajukan pertanyaan penting tentang apakah AS dan China dapat menghindari jebakan ini dan bekerja sama untuk memastikan stabilitas dan kemakmuran global.

Dia juga mengungkapkan keprihatinan tentang dukungan AS untuk Taiwan, dengan mengatakan jika ini ditangani dengan buruk, hal itu bisa memiliki konsekuensi yang sangat serius bagi hubungan AS-Tiongkok. Sementara itu, Trump berbicara tentang hubungan jangka panjangnya dengan Jinping dan menyambut delegasi pemimpin bisnis terkemuka dari berbagai perusahaan yang ingin memperkuat hubungan dengan China, menandakan harapan untuk kerja sama ekonomi di masa depan. "Pertemuan puncak ini mungkin belum pernah terjadi sebelumnya dalam hal pentingnya," ujar Trump.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!