SUARBERITA.COM – Ibadah haji menjadi impian bagi semua orang Islam di seluruh dunia termasuk Indonesia. Dilansir dari laman resmi Muhammadiyah, salah satu rangkaian ibadah haji yaitu wukuf di Arafah. Sebagai rukun paling penting, wukuf di Arafah harus dimanfaatkan oleh jamaah haji dengan sebaik-baiknya untuk beribadah, berdoa, dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Wukuf di Arafah mulai dilakukan pada tanggal 9 Zulhijah. Jamaah haji dianjurkan untuk mendengarkan khutbah Arafah yang disampaikan oleh imam atau pemimpin rombongan. Khutbah ini berisi nasihat, tuntunan ibadah, dan penguatan rohani agar jamaah haji dapat menjalani wukuf dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.
Setelah khutbah, jamaah haji melaksanakan salat Zuhur dan Asar dengan cara jamak takdim yaitu dikerjakan pada waktu Zuhur dan masing-masing dua rakaat bagi yang dapat diqasar. Pelaksanaan salat dilakukan dengan satu azan dan dua iqamah. Ketentuan ini menjadi sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah ketika berhaji.
Sesudah salat, waktu wukuf diisi dengan memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, bertalbiah, beristigfar, bersalawat, dan memperbanyak doa. Hari Arafah menjadi hari yang sangat utama sehingga amal kebaikan pada hari itu sangat dicintai oleh Allah. Itulah sekilas tentang wukuf di Arafah yang dilakukan oleh jamaah haji.

