Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
Sosial

WFH PNS Berdampak ke UMKM, Pengusaha Keluhkan Omzet Menurun

Bob Salim Hartono13 April 202609.53 WIB
WFH PNS Berdampak ke UMKM, Pengusaha Keluhkan Omzet Menurun

SUARBERITA.COM – Kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (PNS) mulai dirasakan dampaknya oleh para pelaku usaha, khususnya UMKM yang beroperasi di kawasan perkantoran. Sejumlah pengusaha mengaku mengalami penurunan omzet sejak kebijakan tersebut kembali diterapkan.

Minimnya aktivitas pekerja di kantor membuat lalu lintas pelanggan menurun drastis. Warung makan, kafe, hingga pedagang kaki lima yang biasanya mengandalkan karyawan kantor sebagai pelanggan utama kini harus beradaptasi dengan kondisi yang lebih sepi.

Beberapa pelaku usaha menyebut penurunan pendapatan terjadi secara bertahap, terutama pada jam-jam sibuk seperti makan siang. Kondisi ini berbeda jauh dibandingkan saat aktivitas kerja masih berlangsung penuh di kantor.

Selain sektor kuliner, layanan transportasi dan ritel kecil juga turut terdampak. Berkurangnya mobilitas pekerja membuat permintaan terhadap jasa transportasi harian ikut menurun.

Di sisi lain, pelaku usaha berharap adanya kebijakan yang lebih seimbang agar roda ekonomi tetap berjalan. Mereka menilai fleksibilitas kerja memang penting, namun perlu mempertimbangkan efek berantai terhadap sektor informal.

Pemerintah sebelumnya menyatakan bahwa kebijakan WFH diterapkan untuk meningkatkan efisiensi kerja dan mengurangi kepadatan. Namun, dampaknya terhadap pelaku usaha kecil kini menjadi perhatian tersendiri di tengah upaya pemulihan ekonomi. Dilansir dari CNBC Indonesia (08/04/2026).

Hingga kini, para pelaku usaha masih berupaya mencari strategi baru untuk mempertahankan pendapatan, termasuk beralih ke layanan online dan memperluas jangkauan pasar di luar kawasan perkantoran.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!